Bek Barcelona Jules Kounde menilai gol penentu kemenangan Girona seharusnya tidak disahkan setelah dirinya merasa dilanggar dalam proses terciptanya gol tersebut. (Instagram/@jkeey4)
JawaPos.com - Laga panas antara Barcelona dan Girona menyisakan drama di menit-menit akhir. Bukan cuma soal skor 2-1 untuk kemenangan tuan rumah, tapi juga soal satu momen krusial yang sampai sekarang masih jadi bahan perdebatan.
Jules Kounde merasa dirinya dilanggar dalam proses terciptanya gol penentu kemenangan Girona. Namun wasit bergeming. Tak ada peluit, tak ada tinjauan VAR yang mengubah keputusan. Gol tetap sah.
Melansir Barca Blaugranes, saat meninggalkan stadion, bek asal Prancis itu dicecar pertanyaan soal insiden tersebut. Jawabannya singkat, padat, dan penuh makna.
“Claro.”
Satu kata: "jelas". Tanpa perlu penjelasan panjang. Di lain sisi, tayangan ulang televisi memperlihatkan Claudio Echeverri menginjak kaki Kounde sebelum Fran Beltran mencetak gol kemenangan.
Dalam rekaman tersebut, Kounde tampak terjatuh lebih dulu sebelum bola bersarang ke gawang Barcelona. Bagi kubu Blaugrana, momen itu cukup untuk mempertanyakan keabsahan gol.
Namun dari sisi lawan, sudut pandangnya berbeda. Pelatih Girona, Michel, ikut dimintai komentar soal insiden tersebut. Ia mengakui situasinya bisa diperdebatkan, tetapi tetap mendukung keputusan wasit di lapangan.
“Saya rasa itu adalah serangan balik. Itu bisa dianggap pelanggaran. Jika wasit tidak menganggapnya pelanggaran, VAR benar untuk tidak ikut campur. Itulah perasaan saya,” katanya.
“Saya pikir tekel semacam ini menyimpang dari esensi sepak bola. Jika wasit melihat tekel, tidak masalah, tetapi jika VAR ikut campur, itu akan menjadi kesalahan.”
Perdebatan pun tak terhindarkan. Di satu sisi, Barcelona merasa dirugikan dalam momen krusial. Di sisi lain, Girona menilai keputusan wasit sudah tepat dan tidak perlu intervensi tambahan.

Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Sesi Foto Bersama di Pemakaman Komedian Temon Terbelah Jadi 2 Kubu
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
Prediksi Argentina vs Inggris di Piala Dunia: Messi Ungkap Jalan Terjal ke Semifinal, Singgung Duel Panas Lawan Three Lions pada 1986
Beri Nafkah Kecil ke Fangfang, Vicky Prasetyo: Dari Awal Kamu Tahu Saya Punya Anak Banyak
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Argentina Mengajukan Permintaan Khusus kepada FIFA Sebelum Melawan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026
Hasil Norwegia vs Inggris 1-2 di Piala Dunia 2026: Brace Jude Bellingham Bawa The Three Lions ke Semifinal
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
