Barcelona Femeni kala memenangkan UEFA Champions League Wanita musim 2023/24. (Dok. X/@_benopaonyx1)
JawaPos.com - Rivalitas abadi antara Barcelona dan Real Madrid kembali mencapai puncaknya. Stadion Skyfi Castalia di Castellon akan menjadi saksi bisu pertemuan ke-21 kedua tim dalam perebutan trofi Piala Super Spanyol 2026, Minggu (25/1) pukul 01.00 WIB. Laga ini bukan sekadar gengsi El Clasico, melainkan pembuktian konsistensi bagi Blaugrana dan pengejaran sejarah bagi Los Blancos.
Barcelona menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi. Statistik mencatat keunggulan mutlak tim asal Catalan tersebut dengan 19 kemenangan dari 20 pertemuan terakhir. Dominasi mereka di kancah domestik pun sulit dipatahkan; 16 dari 18 gelar nasional terakhir berhasil disapu bersih. Meski berstatus favorit, gelandang andalan Barcelona, Alexia Putellas, enggan jemawa.
"Kami tidak melihat seberapa banyak gelar yang sudah diraih. Kami akan turun ke lapangan seolah belum memenangi apapun. Ini adalah cara kami menghormati lambang di dada dan profesi ini," ujar Putellas, dikutip melalui laman Marca, Sabtu (24/1).
Cermin Pertemuan Terakhir
Pelatih Barcelona Femini, Pere Romeu, mengingatkan anak asuhnya agar tidak terbuai dengan kemenangan telak 4-0 di liga pada November lalu. Menurutnya, skor tersebut tidak mencerminkan kesulitan yang sebenarnya di lapangan, mengingat Real Madrid sempat memberikan perlawanan sengit dan menciptakan sejumlah peluang emas.
"Sangat sulit untuk mendominasi total selama 90 menit. Kami harus mampu memanfaatkan setiap momentum untuk mencetak gol lebih dulu," kata Romeu.
Di kubu seberang, Real Madrid Femenino membawa misi besar untuk mengakhiri puasa gelar. Setelah harus puas menjadi runner-up pada Copa de la Reina 2023 dan Piala Super 2025, skuad asuhan Alberto Toril ini bertekad menorehkan sejarah baru.
"Kami membawa nama besar Real Madrid yang menuntut tuntutan maksimal. Kami akan menghadapi final ini dengan kesiapan penuh untuk meraih gelar pertama bagi klub," tegas asisten pelatih, Antonio Rodriguez.
Krisis Pemain Kunci
Kedua tim tidak tampil dengan kekuatan penuh. Barcelona harus kehilangan Aitana Bonmati dan Aleixandri akibat cedera, serta Kika yang terkena sanksi larangan bertanding. Namun, kembalinya beberapa pemain pilar dalam beberapa pekan terakhir memberikan fleksibilitas taktik bagi Romeu.
Real Madrid pun menghadapi kendala serupa dengan absennya kiper Merle Frohms, Antonia, dan Teresa Abelleira. Kendala ini menjadi ujian kedalaman skuad bagi kedua raksasa Spanyol tersebut.
Baca Juga: Prediksi Villarreal vs Real Madrid: Pape Alassane Gueye dan Brahim Diaz Bawa Rivalitas Final Rabat
Selain aspek teknis di lapangan, laga ini juga diharapkan mampu mendongkrak animo penonton. Setelah kehadiran suporter yang minim pada babak semifinal, laga SuperClásico ini diprediksi akan menyedot perhatian publik di Castalia untuk menjadi saksi penentuan penguasa baru sepak bola Spanyol tahun ini.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
