Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Januari 2026 | 23.32 WIB

Thomas Frank Bisa Bernapas Lega Usai Spurs Libas Dortmund 2-0 di Liga Champions

Nasib Thomas Frank setelah Tottenham Hotspur kalahkan Borussia Dortmund. (@TheSpursExpress/X). - Image

Nasib Thomas Frank setelah Tottenham Hotspur kalahkan Borussia Dortmund. (@TheSpursExpress/X).

JawaPos.com - Tottenham Hotspur sukses mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di ajang Liga Champions 2026. Kemenangan itu menjadi momen penting bagi skuad London Utara itu lantaran akhirnya mampu menghentikan tren negatif, sekaligus menyelamatkan posisi sang pelatih Thomas Frank untuk sementara waktu yang sebelumnya terancam pemecatan.

Dilansir dari ESPN (21/1), kemenangan itu terasa spesial karena datang hanya beberapa hari setelah Tottenham menelan kekalahan di kandang sendiri dari West Ham. Hasil buruk itu memicu kekecewaan suporter, bahkan terdengar nyanyian bernada desakan agar Frank segera dipecat.

Meskipun diwarnai kritikan suporter, manajemen Tottenham Hotspur tetap mempertahankan Frank untuk memimpin laga kontra Dortmund. Keputusan itu akhirnya terbayar lunas lewat performa solid tim di kompetisi tingkat Eropa.

Tottenham Hotspur langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Kapten tim Cristian Romero membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-14 melalui penyelesaian klinis di area kotak penalti.

Keunggulan Spurs semakin bertambah setelah Dominic Solanke mencetak gol kedua pada menit ke-37. Penyerang Inggris itu mencatatkan gol pada penampilan pertamanya sebagai starter musim ini.

Situasi Dortmund semakin sulit setelah Daniel Svensson diganjar kartu merah akibat tekel keras dengan posisi telapak kaki mengarah ke Wilson Odobert. Meski kontak dinilai tidak terlalu keras, wasit tetap mengusir pemain Dortmund itu dari lapangan.

Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Tottenham Hotspur mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir. Hasil ini menjadi catatan kemenangan pertama Spurs sepanjang tahun 2026.

Menariknya, Thomas Frank meraih hasil positif itu meski harus kehilangan 13 pemain akibat cedera, skorsing, dan ketidaklayakan tampil. Pelatih asal Denmark itu memilih skema 3-4-3, keputusan taktis yang terbukti efektif meredam permainan Dortmund.

Usai pertandingan, Frank menegaskan bahwa kemenangan itu harus menjadi awal dari konsistensi dan bukan sekadar hasil sesaat.

“Kami telah melakukan banyak hal ke arah yang benar dan hari ini merupakan penampilan besar serta kemenangan besar. Tentu saya sangat menyadari hal itu, tetapi saya juga memahami bahwa apa yang sudah kami lakukan ini harus dijaga konsistensinya dan terus kami tingkatkan,” kata Frank.

Sementara itu, pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac mengakui keunggulan Tottenham. Kovac menyebut timnya tampil terlalu pasif pada babak pertama dan gagal bersaing secara fisik, meski sempat menunjukkan perlawanan di babak kedua.

“Kami tahu lawan akan tampil kuat secara fisik, tetapi kami tidak mampu bersaing dan akhirnya kebobolan gol pertama. Lalu terjadi kartu merah, keputusan yang berat, tetapi pada akhirnya wasit tetap mengeluarkan kartu merah. Kami bermain lebih baik di babak kedua, namun itu belum cukup,” jelas Kovac.

Kemenangan atas Borussia Dortmund menjadi napas segar bagi Tottenham Hotspur dan Thomas Frank. Selanjutnya, Spurs akan bertandang ke markas Burnley dalam laga lanjutan Premier League pada Sabtu (24/1).

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore