
Nasib Thomas Frank setelah Tottenham Hotspur kalahkan Borussia Dortmund. (@TheSpursExpress/X).
JawaPos.com - Tottenham Hotspur sukses mengalahkan Borussia Dortmund dengan skor 2-0 di ajang Liga Champions 2026. Kemenangan itu menjadi momen penting bagi skuad London Utara itu lantaran akhirnya mampu menghentikan tren negatif, sekaligus menyelamatkan posisi sang pelatih Thomas Frank untuk sementara waktu yang sebelumnya terancam pemecatan.
Dilansir dari ESPN (21/1), kemenangan itu terasa spesial karena datang hanya beberapa hari setelah Tottenham menelan kekalahan di kandang sendiri dari West Ham. Hasil buruk itu memicu kekecewaan suporter, bahkan terdengar nyanyian bernada desakan agar Frank segera dipecat.
Meskipun diwarnai kritikan suporter, manajemen Tottenham Hotspur tetap mempertahankan Frank untuk memimpin laga kontra Dortmund. Keputusan itu akhirnya terbayar lunas lewat performa solid tim di kompetisi tingkat Eropa.
Tottenham Hotspur langsung tampil agresif sejak awal pertandingan. Kapten tim Cristian Romero membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-14 melalui penyelesaian klinis di area kotak penalti.
Keunggulan Spurs semakin bertambah setelah Dominic Solanke mencetak gol kedua pada menit ke-37. Penyerang Inggris itu mencatatkan gol pada penampilan pertamanya sebagai starter musim ini.
Situasi Dortmund semakin sulit setelah Daniel Svensson diganjar kartu merah akibat tekel keras dengan posisi telapak kaki mengarah ke Wilson Odobert. Meski kontak dinilai tidak terlalu keras, wasit tetap mengusir pemain Dortmund itu dari lapangan.
Bermain dengan keunggulan jumlah pemain, Tottenham Hotspur mampu mengontrol jalannya pertandingan hingga peluit akhir. Hasil ini menjadi catatan kemenangan pertama Spurs sepanjang tahun 2026.
Menariknya, Thomas Frank meraih hasil positif itu meski harus kehilangan 13 pemain akibat cedera, skorsing, dan ketidaklayakan tampil. Pelatih asal Denmark itu memilih skema 3-4-3, keputusan taktis yang terbukti efektif meredam permainan Dortmund.
Usai pertandingan, Frank menegaskan bahwa kemenangan itu harus menjadi awal dari konsistensi dan bukan sekadar hasil sesaat.
“Kami telah melakukan banyak hal ke arah yang benar dan hari ini merupakan penampilan besar serta kemenangan besar. Tentu saya sangat menyadari hal itu, tetapi saya juga memahami bahwa apa yang sudah kami lakukan ini harus dijaga konsistensinya dan terus kami tingkatkan,” kata Frank.
Sementara itu, pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac mengakui keunggulan Tottenham. Kovac menyebut timnya tampil terlalu pasif pada babak pertama dan gagal bersaing secara fisik, meski sempat menunjukkan perlawanan di babak kedua.
“Kami tahu lawan akan tampil kuat secara fisik, tetapi kami tidak mampu bersaing dan akhirnya kebobolan gol pertama. Lalu terjadi kartu merah, keputusan yang berat, tetapi pada akhirnya wasit tetap mengeluarkan kartu merah. Kami bermain lebih baik di babak kedua, namun itu belum cukup,” jelas Kovac.
Kemenangan atas Borussia Dortmund menjadi napas segar bagi Tottenham Hotspur dan Thomas Frank. Selanjutnya, Spurs akan bertandang ke markas Burnley dalam laga lanjutan Premier League pada Sabtu (24/1).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
