Bek Juventus Gleison Bremer. (Dok. Gleison Bremer)
JawaPos.com – Persaingan papan atas Serie A saat ini bukan hanya melibatkan ketatnya zona Liga Champions alias empat besar. Dari peringkat pertama Inter Milan, AC Milan, SSC Napoli, sampai peringkat keempat AS Roma terpisah gap hanya satu poin (33-32-31-30). Kini, Juventus di peringkat kelima meramaikannya dengan 29 poin setelah menang 2-1 atas AS Roma di Allianz Stadium, Turin (21/12).
Kemenangan dalam giornata ke-16 itu juga membuktikan efektivitas taktik di bawah asuhan allenatore Luciano Spalletti.
Juve membuka keunggulan sesaat sebelum turun minum melalui wide attacker Francisco Conceicao. Striker baru Juve Lois Openda mencetak gol perdana di Serie A pada menit ke-70 sebelum AS Roma sempat memperkecil ketertinggalan melalui gelandang Tommaso Baldanzi lima menit berselang.
”Kami tahu betapa pentingnya pertandingan ini dan kami telah menjalankan tugas kami: menang. Kami harus terus berada di papan atas,” kata pencetak gol Juve Conceicao kepada Sky Sport Italia.
Laga kemarin sekaligus momen emosional bagi bek tengah Gleison Bremer. Pemain 28 tahun asal Brasil itu kembali masuk starting XI sejak mengalami cedera meniskus pada 27 September lalu. Kehadirannya memberikan stabilitas signifikan di lini pertahanan Bianconeri – sebutan Juve.
”Aku mengalami cedera buruk, tetapi aku sudah berlatih dengan tim selama dua pekan terakhir dan harus siap saat dimainkan. Aku memang tidak sanggup bermain penuh, tetapi kami memang sudah memperkirakan hal itu,” ungkap Bremer yang digantikan Daniel Rugani setelah satu jam permainan.
Bremer yang sempat bermain di bawah arahan Igor Tudor sebelum cedera, merasakan perbedaan besar sejak kursi kepelatihan diduduki Spalletti.
”Dia adalah pelatih yang baik dan memberi kami banyak informasi. Kami sekarang lebih banyak bermain dengan bola dan Anda bisa melihat sendiri hasilnya,” beber bek tengah yang hanya berjarak dua laga dengan penampilan keseratus bersama Juve itu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
