
Bryan Mbeumo setelah cetak gol di laga Manchester United lawan Liverpool. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com – Sektor kanan Manchester United dalam beberapa laga terakhir tak lepas dari peran wide attacker Bryan Mbeumo, wingback Amad Diallo, dan bek tengah kanan Noussair Mazraoui dalam skema 3-4-2-1.
Sayangnya, tactician United Ruben Amorim bakal kehilangan tiga pemain itu sekaligus ke Piala Afrika 2025 setelah menghadapi AFC Bournemouth dini hari nanti (16/12).
Alhasil, laga pada matchweek ke-16 Premier League di Old Trafford (siaran langsung SCTV/Champions TV 5/Vidio pukul 03.00 WIB) itu menjadi kesempatan terakhir Amorim memaksimalkan kontribusi ketiganya sebelum Afcon – sebutan Piala Afrika. Mbeumo akan bergabung dengan Kamerun, Amad bersama Pantai Gading, dan Mazraoui dengan Maroko.
”Di satu sisi, aku senang akan tampil di Piala Afrika setelah melewatkannya dua tahun lalu karena cedera. Di sisi lain, aku masih berharap memberikan kontribusiku bagi klub (United),” kata Mbeumo yang akan melewatkan setidaknya tujuh laga United seperti dilansir All Africa.
Gabung Telat
Piala Afrika 2025 dimulai pekan depan (21/12). Akan tetapi, sesuai aturan FIFA, klub sudah harus melepasnya paling lambat pada 15 Desember alias hari ini yang notabene bertepatan dengan hari H pertandingan. Hal itulah yang membuat United harus melobi Kamerun, Pantai Gading, dan Maroko karena Mbeumo, Amad, dan Mazraoui bakal gabung telat. ”Kami telah berkomunikasi dengan tim nasional mereka,” kata Amorim dalam pre-match press conference di Carrington (lokasi markas latihan United) seperti dilansir dari MUTV.
Tidak Boleh Cedera
Bukan hanya itu. Tiga timnas kontestan Afcon itu sudah mewanti-wanti United umtuk tidak membuat cedera Mbeumo, Amad, dan Mazraoui. Hal itulah yang menyulitkan Amorim dalam memaksimalkan peran ketiganya. ”Memang sedikit membuat frustrasi. Aku tidak bisa memastikan siapa yang akan bermain, apakah bermain bermain penuh, karena aku pun menginginkan semuanya positif (terbebas cedera setelah laga, Red),” beber Amorim.
Rapor Apik Iraola
Upaya Amorim untuk membawa United kembali ke lima besar seandainya menang dini hari nanti juga dihadang Andoni Iraola. Tactician The Cherries – sebutan AFC Bournemouth – itu memiliki rapor bagus lawan United dalam dua musim terakhir.
Dalam empat pertemuan, pelatih Spanyol berusia 43 tahun itu mencatat dua kali kemenangan dan dua kali seri alias unbeaten.
Rapor apik Iraola tersebut diraih saat United masih dilatih Erik ten Hag maupun di era Amorim. Meski The Cherris mengalami penurunan performa dengan belum pernah menang dalam enam laga terakhir, Amorim menganggap lawannya tetap ancaman nyata.
”Aku pikir mereka adalah tim papan atas, dengan manajer top, dan para pemain yang spesial,” kata Amorim dikutip dari Manchester Evening News. ”Aku tidak melihat hasil, tetapi bagaimana cara mereka menghadapi setiap lawan. Mereka menekan sangat kuat dan bermain sangat direct,” imbuhnya.
Prediksi Susunan Pemain:
Manchester United (3-4-2-1): 31-Lammens (g); 3-Mazraoui, 26-Heaven, 23-Shaw; 16-Amad, 8-B. Fernandes (c), 18-Casemiro, 2-Dalot; 19-Mbeumo, 7-Mount; 10-Cunha
Pelatih: Ruben Amorim
Jersey pemain: Merah
Jersey kiper: Hitam

Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Port FC di Piala Presiden 2026: Green Force Bisa Sapu Bersih Laga!
Update Kondisi Alex Martins! Dibawa ke Rumah Sakit, Pelatih Persebaya Surabaya Tunggu Kabar Terbaru
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Voli Indonesia Berduka, Mantan Pemain Jakarta Pertamina Enduro Meninggal Dunia
Prediksi Skor Persija Jakarta vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Jaga Asa ke Semifinal!
Jadwal Aston Villa vs Indonesia All Stars: Jam Kick-off, Siaran Langsung, dan Daftar Skuad
Hasil Babak Pertama Persebaya vs Port FC: Miguel Pereira Cetak Gol Perdana, Skor Masih 1-1
Prediksi Persebaya Surabaya vs Port FC: Bruno Moreira Dikabarkan Cedera, Bernardo Tavares Buka Peluang Rotasi Pemain
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
