Pemain andalan Bayern Munchen, Joshua Kimmich. (Dok Bundesliga)
JawaPos.com – Pemain senior Bayern Munchen, Joshua Kimmich, memberikan pandangannya mengenai perbandingan antara pertandingan melawan Arsenal dan Paris Saint-Germain di Liga Champions. Ia menegaskan bahwa kedua laga tersebut sangat berbeda, dan menganggap Les Parisiens sebagai lawan yang lebih menantang.
Tim juara bertahan Bundesliga ini berhasil mengalahkan PSG di awal bulan ini, meskipun harus bermain dengan 10 orang setelah Luis Diaz mendapatkan kartu merah. Namun, Bayern harus menerima kenyataan pahit dengan kekalahan perdana mereka di musim 2025/2026, ketika mereka takluk 1–3 dari Arsenal pada Kamis (27/11) di Stadion Emirates.
Di pertandingan tersebut, Kimmich dan rekan-rekannya tertinggal lebih dulu setelah Jurrien Timber mencetak gol dari tendangan sudut yang diberikan oleh tuan rumah di babak pertama. Namun, Die Roten berhasil menyamakan kedudukan hanya 10 menit kemudian melalui gol dari wonderkid Lennart Karl.
Setelah jeda, The Gunners menguasai permainan dan keluar sebagai pemenang yang meyakinkan, yang mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen sementara Liga Champions, sementara Bayern tertinggal di posisi ketiga. Setelah mengalami kekalahan pertama di musim ini, Kimmich ditanya apakah Arsenal merupakan lawan terberat yang dihadapi timnya. Ia langsung membantah dan membandingkan dengan PSG.
"Saya pikir PSG adalah (lawan) terberat kami (Bayern sepanjang awal musim ini), terutama karena cara mereka bermain sepak bola," ungkap Kimmich kepada TNT Sports Brasil.
Ia melanjutkan, “(Sedangkan) Arsenal benar-benar berbeda (gaya bermain). Mereka mengandalkan bola mati. Mereka suka memainkan bola-bola panjang. Mereka suka berebut bola kedua. Ini pertandingan yang benar-benar berbeda.”
Kimmich menambahkan, “(Sementara), melawan PSG, ini lebih seperti pertandingan sepak bola (sebenarnya). Hari ini (melawan Arsenal), bukan hanya soal sepak bola. Ini lebih tentang manajemen permainan, ini lebih tentang duel,” ujarnya dengan nada yang tajam.
Ia juga memberikan pujian kepada Arsenal, “Arsenal melakukannya (skema permainannya sendiri) dengan sangat, sangat baik malam ini. Kemenangan ini memang pantas (untuk pasukan Arteta), kami harus belajar darinya," tutup pesepak bola berusia 30 tahun tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
