Marquinhos pimpin PSG hancurkan Atalanta di Parc des Princes. (Instagram @psg).
JawaPos.com - Kapten Paris Saint-Germain Marquinhos gembira merayakan penampilannya yang ke-500 untuk klub dengan kemenangan saat mereka mengalahkan Tottenham Hotspur 5-3 di Liga Champions pada Kamis (27/11) dini hari.
Meski sempat tertinggal dua kali di Parc des Princes, sang juara bertahan kompetisi berhasil mengamankan kemenangan di kandang sendiri berkat hattrick dari Vitinha.
Fabian Ruiz dan Willian Pacho juga mencetak gol untuk tim Luis Enrique, sementara Randal Kolo Muani, yang dipinjamkan ke Spurs dari PSG, mencetak dua gol dan memberikan assist untuk gol pembuka Richarlison.
PSG kini telah memenangkan 13 pertandingan Liga Champions pada 2025, jumlah kemenangan terbanyak yang diraih sebuah tim dalam satu tahun kalender di kompetisi tersebut.
Marquinhos menjadi pemain kelima yang mencapai 500 pertandingan dengan klub yang sama dari lima liga top Eropa sejak ia pindah ke PSG pada 2013/2014 setelah Koke (Atletico Madrid), Thomas Muller (Bayern Munchen), Luka Modric (Real Madrid), dan Jan Oblak (Atletico).
Pemain bertahan itu menganggap pencapaian ini berkat dorongan kompetitifnya dan gembira menandai pencapaian itu dengan kemenangan.
"500 pertandingan itu banyak. Perjalanannya panjang, tapi berlalu begitu cepat," kata Marquinhos setelah pertandingan.
“Saya tiba di sini saat saya masih sangat muda, saya ingin menikmati momen ini, bermain di tim besar bersama idola saya."
"Hari ini saya telah mencapai 500 pertandingan, sebuah prestasi yang luar biasa. Dan, seperti yang saya katakan di ruang ganti, saya bangga telah mengenakan seragam ini selama bertahun-tahun dan bermain di semua pertandingan ini."
"Saya rasa sangat sulit untuk mencapai hal ini. Kita harus sangat termotivasi, sangat haus, dan kompetitif karena persaingannya sangat ketat."
"Untuk pertandingan ke-500 ini, saya rasa cara terbaik untuk merayakannya adalah dengan menang. Itu pertandingan Liga Champions yang hebat. Saya berharap kami tidak kebobolan satu gol pun agar malam ini sempurna."
"Kami memang gagal (kebobolan tiga gol), tapi saya rasa kemenangan ini tetap manis. Tim bangkit dan seperti yang kami katakan di ruang ganti, kami ingin merayakannya dengan pertandingan ke-500 ini."

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
