Gelandang AS Roma Bryan Cristante. (Dok. Bryan Cristante)
JawaPos.com - Midtjylland menjadi lawan AS Roma di laga kelima Liga Europa. Kedua tim akan saling mengalahkan pada laga yang dimainkan di Stadion Olimpico, Jumat (27/11).
Menjelang laga tersebut, Bryan Cristante menjawab pertanyaan wartawan tentang peran vitalnya di lini tengah AS Roma. Dia mengaku telah beradaptasi dengan posisi apapun yang membuatnya siap bermain dimanapun.
"Soal peran 'tak tergantikan', saya hanya berusaha melakukan yang terbaik di setiap pertandingan, tergantung posisi dan apa yang dibutuhkan saat itu. Saya melakukan apa yang harus saya lakukan dan apa pun yang diminta pelatih."
"Selama bertahun-tahun, saya telah mencoba berbagai hal, jadi sekarang saya merasa lebih mudah beradaptasi dengan berbagai peran. Saya telah memainkan banyak pertandingan di berbagai posisi, jadi saya tahu bagaimana cara bermain di setiap posisi," kata Bryan Cristante saat konferensi pers dikutip dari laman resmi AS Roma, Kamis (27/11).
Kapten AS Roma tersebut sebelumnya pernah bekerja sama dengan Gian Piero Gasperini ketika masih di Atalanta. Saat musim ini melatih Giallorossi, Bryan Cristante sangat senang karena mengetahui kualitasnya.
"Dia pelatih yang sama dari Bergamo. Saya tahu betul bahwa dia pelatih top yang akan mengajari kami banyak hal dan yang terpenting adalah mengikutinya, mendengarkannya, dan meyakinkan diri sendiri bahwa dia orang yang tepat, pelatih yang tepat untuk diikuti. Tim ini pandai melakukan itu sejak hari pertama."
"Tidak banyak yang bisa dikomentari tentang kualitas pelatih. Dia selalu menunjukkannya, pertama di Genoa, lalu di Bergamo, dan sekarang di sini juga. Saya menemukannya persis seperti saat saya meninggalkannya. Untungnya," ujar Cristante.
Kekalahan dari Sevilla di final Liga Europa musim 2022/2023 menjadi motivasi Cristante untuk membawa AS Roma ke partai final. Untuk mencapai itu, AS Roma ingin terus tampil baik.
"Memang masih ada sedikit kekecewaan yang tersisa dari final itu, tapi saya rasa setiap musim harus berjalan sesuai jalannya. Dengan semua pertandingan yang kami mainkan, sudah banyak yang harus dilakukan untuk tetap fokus pada masa kini, agar kami tidak terlena dengan masa lalu."
"Meskipun begitu, ini adalah kompetisi yang sangat kami nikmati. Kami hampir mencapai garis finis dan kami tahu betapa senangnya bisa melaju hingga akhir, betapa serunya bermain di final, dan betapa hebatnya membawa pulang trofi. Jadi ya, kami ingin melangkah jauh dan tampil baik karena itulah tujuan kami. Kami ingin berusaha membawanya pulang," pungkas gelandang 30 tahun itu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Prediksi Skor Al-Hilal vs Al-Gharafa di Liga Champions Asia: Gabriel Martinelli Cetak Gol Lagi!
Prediksi Genoa vs Sudtirol: Rotasi De Rossi Jadi Sorotan, Laga Coppa Italia Bisa Berlangsung Sengit
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Osasuna di Liga Spanyol: Los Colchoneros Menang di Metropolitano

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022