Pemain Crystal Palace Cheick Doucoure tandatangani petisi untuk sanksi Israel. (Instagram @cheick.doucoure20).
JawaPos.com - Sejumlah pemain Premier League secara terbuka menuntut UEFA menjatuhkan sanksi berat kepada Israel. Desakan itu datang melalui petisi yang ditandatangani oleh puluhan atlet lintas cabang olahraga Eropa yang menilai UEFA gagal menunjukkan sikap moral atas tindakan genosida di Gaza.
Lebih dari 70 atlet, termasuk beberapa nama pemain dari Premier League, turut menandatangani petisi yang menyerukan agar UEFA segera menangguhkan Israel dari seluruh ajang internasional.
Petisi itu merupakan inisiatif kelompok Athletes 4 Peace yang menilai Israel telah melakukan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia di Palestina.
Dilansir dari Daily Mail (12/11), dari cabang sepak bola, nama Chadi Riad dan Cheick Doucoure dari Crystal Palace menjadi dua pemain Premier League yang turut membubuhkan tanda tangan mereka.
Keduanya bergabung bersama mantan pelatih Leicester City, Nigel Pearson, dalam gerakan kemanusiaan itu. Petisi yang dibuat ditujukan langsung kepada Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, yang disebut belum menunjukkan langkah tegas terhadap Israel.
Athletes 4 Peace dalam petisinya menyatakan bahwa mereka terganggu dengan kurangnya tindakan moral UEFA terkait konflik di Gaza. Para atlet menegaskan bahwa tidak ada panggung olahraga internasional yang seharusnya menampung rezim yang melakukan kekerasan.
“Tidak ada tempat, panggung, atau arena dalam masyarakat sipil internasional yang seharusnya menyambut rezim yang melakukan genosida, apartheid, dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” tulis petisi itu.
Menurut laporan Daily Mail, tekanan terhadap UEFA semakin besar setelah Federasi Sepak Bola Turki dan Asosiasi Sepak Bola Irlandia juga mengajukan mosi untuk mendesak pelarangan Israel.
Kedua federasi itu menilai Asosiasi Sepak Bola Israel (IFA) telah melanggar statuta UEFA karena mengelola klub di wilayah Palestina tanpa izin dan gagal menegakkan kebijakan anti-rasisme.
UEFA dijadwalkan menggelar rapat eksekutif pada 3 Desember mendatang di Nyon, Swiss, untuk membahas kemungkinan pemungutan suara terkait status Israel di kompetisi Eropa.
Sementara itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan pihaknya tidak akan menjatuhkan sanksi dan memilih menyerukan pesan perdamaian dan persatuan di tengah konflik global yang terjadi.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
MUI Minta Pelaku dan Pengkampanye LGBTQ Bisa Dipidana, Lebih Berat dari Pasal Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Prediksi Skor Haiti vs Skotlandia di Piala Dunia 2026: The Tartan Army Bisa Menang Besar!
