
Istvan Kovacs saat mengambil keputusan membatalkan hadiah penalti untuk Liverpool. (Paul Ellis/AFP)
JawaPos.com – Liverpool mengira mereka akan mendapat penalti di babak pertama pertandingan Liga Champions melawan Real Madrid setelah tendangan Dominik Szoboszlai mengenai lengan kiri Aurelien Tchouameni.
Babak pertama yang berlangsung alot mencapai titik didih ketika pertandingan dihentikan pada menit ke-30. Szoboszlai melepaskan tendangan kaki kanan menyilang ke arah kerumunan saat bola berbenturan dengan Tchouameni.
Segera setelah kontak tersebut terjadi, wasit yang memimpin laga, Istvan Kovacs meniup peluit tanda tendangan bebas dari area berbahaya, namun sang pengadil lapangan memutuskan untuk melakukan tinjauan ulang menggunakan VAR.
Setelah pemeriksaan lebih lanjut melalui VAR, dipastikan bahwa Tchouameni berada di dalam kotak penalti ketika bola mengenai tangannya. Sehingga dari keputusan awal memberi tendangan bebas bisa menjadi penalti, handball tersebut diperiksa lebih lanjut.
Menurut Amazon Prime, wasit memutuskan bahwa lengan Tchouameni berada dekat dengan tubuhnya dan berada dalam posisi alami saat kontak dengan bola berlangsung sehingga sentuhan dianggap pasif.
Sebuah keuntungan besar bagi tim tamu, Madrid, tetapi frustrasi bagi Liverpool karena penonton Anfield dengan lantang menyuarakan ketidakpuasan mereka terhadap keputusan Kovacs. Pertandingan bahkan hanya dimulai kembali dengan drop-ball.
Liverpool mengungguli Real Madrid dalam hal tembakan di babak pertama dan memiliki xG (gol yang diharapkan) yang lebih tinggi (0,71 berbanding 0,21), tetapi kedua tim hanya memiliki satu peluang emas.
Thibaut Courtois selalu berhasil menggagalkan upaya anak asuhan Arne Slot untuk mencetak gol, tetapi memasuki babak kedua pada menit ke-61 akhirnya The Reds memecah kebuntuan lewat sundulan Alexis Mac Allister dari umpan tendangan bebas Szoboszlai.
Gol tersebut menjadi satu-satunya pada pertandingan ini, skor 1–0 menandai bahwa Liverpool mampu meneruskan tren kebangkitannya setelah kalah enam kali dari tujuh pertandingan sebelumnya.
Menjelang pertandingan, kembalinya Trent Alexander-Arnold ke Anfield sejak menyelesaikan kepindahannya ke Los Blancos di musim panas menjadi berita utama. Meski demikian, ia dimasukkan ke bangku cadangan pada menit ke-81 menggantikan Arda Guler untuk memulai pertandingan.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
