Joan Laporta i Estruch, presiden FC Barcelona. (Ig @jlaportaoficial)
JawaPos.com - Panitia resmi menunda pertandingan La Liga antara Villarreal CF dan FC Barcelona yang rencananya digelar di Miami pada 20 Desember mendatang. Padahal, laga ini semula digadang-gadang sebagai langkah revolusioner dalam upaya go internasional sepak bola Spanyol.
“Relevent telah memberi tahu La Liga tentang perlunya menunda pertandingan yang direncanakan antara Villarreal CF dan FC Barcelona di Miami,” tulis penyelenggara dalam pernyataan resmi yang dikutip dari The Athletic.
Sebenarnya, sebagaimana dilansir dari nytimes.com, proyek ini sudah melewati berbagai tahap persetujuan yang rumit. Pada Agustus lalu, Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) memberi lampu hijau
Dangan begitu laga ini akan menjadi laga domestik pertama yang dimainkan di luar negeri, dengan Stadion Hard Rock, Miami sebagai venue pilihan. Bahkan UEFA pun, meski sempat keberatan, akhirnya mengizinkan pertandingan itu pada 6 Oktober.
Namun, waktu ternyata menjadi musuh terbesar proyek ambisius tersebut. Panitia disebut “kehabisan waktu” untuk menyelesaikan semua izin dan persiapan logistik di Amerika Serikat.
Protes Pemain dan Tekanan dari Klub Besar
Langkah La Liga membawa pertandingan resmi ke luar negeri memicu gelombang kritik di Spanyol. Para pemain dari berbagai klub, melakukan protes diam selama 15 detik di awal laga pekan lalu. Ini jadi sebuah pesan simbolik menentang komersialisasi berlebihan dalam sepak bola domestik.
Menariknya, La Liga sempat dilaporkan mengarahkan penyiar untuk tidak menayangkan aksi protes tersebut di televisi. Upaya itu tampak seperti cara untuk meredam citra buruk proyek Miami yang sudah terlanjur kontroversial.
Di sisi lain, Real Madrid ikut memperkeruh suasana. Klub ibu kota itu meminta FIFA turun tangan, dengan alasan bahwa pertandingan di luar negeri akan “merusak integritas kompetisi” dan menghilangkan keuntungan kandang bagi Villarreal.
La Liga Tetap Yakin Tidak Merusak Integritas Kompetisi
Meski proyek ini gagal diwujudkan, pihak La Liga tetap bersikukuh bahwa ide tersebut bukan langkah yang salah. Dalam pernyataan resminya, mereka menyebut keputusan ini sebagai “kesempatan bersejarah yang tertunda”.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
