Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 8 Oktober 2025 | 23.00 WIB

Statistik Buruk Manchester United, Nasib Ruben Amorim di Ujung Tanduk

Ruben Amorim, pelatih Manchester United. (Instagram @ruben.amorim.officiel)

 

JawaPos.com - Harapan Manchester United untuk bangkit di bawah asuhan Ruben Amorim tampaknya belum juga menjadi kenyataan. Data terbaru dari Daily Mail Sport justru menunjukkan bahwa Setan Merah kini empat poin lebih buruk dibandingkan posisi mereka pada periode sama musim lalu.

Padahal, keputusan besar sudah diambil hampir setahun lalu ketika Sir Jim Ratcliffe dan jajaran petinggi klub memecat Erik ten Hag pada Oktober 2024, dengan harapan akan terjadi perubahan besar. Namun, seperti disebutkan dalam laporan itu, "hampir tidak ada yang membaik, bahkan jika ada, sangat sedikit perubahan yang terlihat."

Empat Poin Lebih Buruk dari Musim Lalu

Melansir dari Daily Mail Sport, musim lalu, Manchester United di bawah Ten Hag berhasil mengoleksi 14 poin dari tujuh laga awal. Sementara Amorim sejauh ini hanya mampu meraih 10 poin dari jumlah pertandingan yang sama.

"Setan Merah, luar biasanya, empat poin lebih buruk dibandingkan posisi mereka tepat satu tahun lalu," tulis laporan tersebut.

Padahal, kedatangan Amorim awalnya disambut dengan optimisme tinggi. Pelatih asal Portugal itu dianggap sebagai sosok karismatik dan progresif, apalagi setelah sukses membawa Sporting Lisbon menjuarai Liga Portugal untuk pertama kalinya dalam dua dekade. Namun, hasil di Inggris justru jauh dari ekspektasi publik.

Statistik yang Mengkhawatirkan

Sejak mengambil alih kursi pelatih di Old Trafford, dikutip dari Daily Mail Sport, Amorim hanya mampu memenangkan 10 dari 34 laga Premier League dan separuhnya datang dari laga melawan tim promosi. Lebih ironis lagi, hampir setahun berlalu, ia belum pernah mencatat kemenangan beruntun di liga.

Padahal, manajemen sudah mendukung penuh lewat pembelian Benjamin Sesko, Matheus Cunha, Bryan Mbeumo, dan Senne Lammens, serta memberi waktu pramusim untuk menerapkan formasi andalannya, 3-4-3. Namun, hasilnya belum juga tampak.

Sementara itu, tim-tim seperti Bournemouth-nya Andoni Iraola dan Tottenham asuhan Thomas Frank justru mencatat peningkatan tajam. Bahkan, Manchester City asuhan Pep Guardiola kini enam poin lebih baik dari posisi yang sama musim lalu.

Kursi Panas di Old Trafford

Kekalahan 1-3 dari Brentford pekan lalu membuat tekanan terhadap Amorim semakin besar. Laga kandang melawan Sunderland pun disebut sebagai pertandingan yang wajib dimenangkan agar posisinya aman.

Untungnya, Man United mampu menang berkat gol dari Mason Mount dan Benjamin Sesko, yang disebut sebagai kemenangan penting untuk menyelamatkan sementara posisi sang pelatih. Usai laga, Mount menegaskan bahwa para pemain masih berdiri di belakang pelatih mereka.

"Kami seratus persen mendukung pelatih kami," tegas Mount, dikutip dari Daily Mail Sport.

Namun, Amorim mengharapkan bahwa dukungan dari para pemain harus selaras dengan kemenangan lewat setiap pertandingan bukan hanya sebuah kata-kata.

"Kami harus menunjukkannya lewat tindakan. Saya tahu mereka ingin melakukan yang terbaik, dan mereka tidak ingin mengganti pelatih terus-menerus. Tapi, seperti yang saya katakan minggu ini, berada di pihak pelatih berarti saya akan habis-habisan di setiap transisi permainan," ucap Amorim.

Mengutip dari Daily Mail Sport, pelatih asal Portugal itu juga mengakui frustrasinya terhadap performa tidak konsisten timnya dan ia berharap pada pertandingan berikutnya usai jeda Internasional, pasukannya dapat menemukan ritme permainan yang tepat agar dapat mengembalikan era kejayaan Manchester United.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore