Ethan Mbappe mencetak gol di menit akhir saat Lille bermain imbang dengan PSG. (Instagram losclive)
JawaPos.com - Ethan Mbappe mencetak gol penyeimbang di menit-menit akhir untuk menghindarkan Lille dari kekalahan saat menjamu Paris Saint-Germain dalam lanjutan laga Ligue 1 yang berakhir 1-1 di Decathlon Arena, Minggu (6/10) malam waktu setempat.
Gol pemain berusia 18 tahun itu menjadi sorotan utama, bukan hanya karena lahir melawan mantan klubnya, tetapi juga karena memperpanjang bayang-bayang nama besar sang kakak, Kylian Mbappe, yang kini bersinar di Real Madrid.
PSG tampak akan membawa pulang tiga poin berkat tendangan bebas gemilang Nuno Mendes di babak kedua, sebelum Ethan muncul dari bangku cadangan untuk mencetak gol pertamanya ke gawang juara bertahan hanya beberapa menit sebelum waktu normal berakhir.
Hasil ini membuat PSG gagal memperlebar jarak di puncak klasemen, sementara Lille menunjukkan keteguhan karakter di hadapan pendukungnya.
Sejak awal laga, PSG tampil dengan formasi berbeda dari skuat yang turun di Liga Champions melawan Barcelona. Luis Enrique merotasi sejumlah pemain inti, memberi kesempatan kepada Bradley Barcola, Lee Kang-in, dan Senny Mayulu untuk tampil sejak awal.
Namun, meski mendominasi penguasaan bola, peluang bersih justru sulit tercipta.
Lucas Hernandez dan Lee Kang-in beberapa kali mencoba mengancam, tetapi penyelesaian akhir PSG tak cukup tajam menghadapi disiplin lini belakang Lille.
Di kubu tuan rumah, Olivier Giroud yang menjalani musim perdana di Ligue 1 sempat menguji refleks Lucas Chevalier, kiper muda yang malam itu tampil percaya diri menghadapi mantan klubnya.
Thomas Meunier juga sempat mengancam melalui dua percobaan jarak jauh, namun PSG mampu bertahan dengan rapi.
Kebuntuan PSG akhirnya pecah di menit ke-66 lewat aksi individu Nuno Mendes.
Setelah Achraf Hakimi dilanggar Ayyoub Bouaddi di luar kotak penalti, bek asal Portugal itu mengeksekusi tendangan bebas dengan kaki kiri yang melengkung sempurna ke pojok atas gawang Berke Ozer.
Gol tersebut menegaskan kualitas eksekusi bola mati PSG, sekaligus menjadi gol perdana Mendes sejak kembali dari cedera panjang musim lalu.
Momentum seolah berpihak kepada tim tamu. Lille kehilangan ritme dan tampak kesulitan menahan laju serangan cepat PSG yang digerakkan oleh Lee dan Barcola dari sisi sayap.
Namun, peluang demi peluang terbuang sia-sia. Goncalo Ramos gagal menanduk bola ke arah gawang, sementara Hakimi melepaskan tembakan yang hanya membentur sisi tiang.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
