Foto saat Luka Modric (kiri) dan Kevin de Bruyne bersalaman setelah pertandingan AC Milan vs Napoli (Instagram @acmilan)
JawaPos.com - AC Milan meraih kemenangan penting 2-1 atas Napoli dan itu terjadi meski tim asuhan Max Allegri bermain lebih dari 35 menit dengan sepuluh orang.
Pervis Estupinan diusir keluar lapangan karena pelanggaran yang menghalangi pemain untuk mencetak gol di dalam kotak penalti. Penalti tersebut dikonversi menjadi gol oleh Kevin de Bruyne.
Sementara AC Milan mencetak gol melalui Christian Pulisic dan Alexis Saelemaekers di babak pertama, dan gol-gol tersebut cukup untuk meraih tiga poin. Hasil ini membuat Rossoneri naik ke puncak klasemen dengan 12 poin, Walaupun mempunyai poin sama dengan Napoli dan AS Roma, skuad asuhan Allegri unggul selisih gol.
Allegri melakukan pergantian pemain yang sempurna dan Milan bertahan dengan sangat baik, menggagalkan peluang Napoli setelah mereka bermain dengan 10 orang.
Sebaliknya, kemenangan ini menunjukkan bahwa Milan patut diperhitungkan untuk bersaing dalam perebutan gelar. Rossoneri kini telah meraih empat kemenangan beruntun dan dalam periode tersebut, dan skuad asuhan Allegri hanya kebobolan satu gol.
Trio bek tengah AC Milan bekerja sangat baik sejauh ini dan fondasi lini belakang yang sangat solid mulai terbentuk, dengan Fikayo Tomori kembali tampil menonjol dan Strahinja Pavlovic mulai menemukan performa terbaiknya.
Luka Modric juga merupakan kunci segalanya, pemain berusia 40 tahun ini memainkan peran penting dalam mengatur permainan di lini tengah, menerima bola dari dalam, berputar, dan memberikan umpan terobosan yang tepat.
Luka Modric menyatukan semuanya, membuat sepak bola tampak seperti jalan-jalan di taman dan ini membuat Milan tampak seperti tim yang sangat terorganisir dengan baik.
Santi Gimenez sedang menghadapi kesulitan, tetapi kekurangannya terbayar lunas oleh aksi Saelemaekers yang gigih di sisi kanan dan Pulisic yang kembali menemukan performa terbaiknya bersama Milan. Rafael Leao kembali beraksi hari ini dan kemungkinan akan lebih sering bermain, sementara Pulisic kemungkinan akan bergeser ke area tengah.
Adrien Rabiot juga tampil mengesankan sejak bergabung, menunjukkan mengapa Allegri memahami peran pemain Prancis itu di tim dengan sempurna dan menggunakannya di area lebih ke depan alih-alih memainkannya lebih dalam di lini tengah.
Sejak Maret 2024, AC Milan belum pernah memenangkan lima pertandingan berturut-turut di semua kompetisi. Sejak debutnya di Liga Italia (2023/24), Christian Pulisic memiliki keterlibatan gol terbanyak dalam tiga musim terakhir di kasta tertinggi: 46 (27 gol, 19 assist), melampaui Lautaro Martinez (45).
Pulisic telah mencetak gol dalam tiga pertandingan berturut-turut untuk AC Milan di semua kompetisi untuk pertama kalinya sejak September 2024 (empat pertandingan berturut-turut pada saat itu). Pemain Amerika Serikat tersebut telah mencetak gol dan assist dalam dua pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya dalam kariernya di lima liga top Eropa.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
