
Foto Proses Gol Giroud Saat Melawan Lille (Instagram.com/losclive)
JawaPos.com - Calvin Verdonk tampil baik dan bermain penuh 90 menit untuk membawa Lille meraih kemenangan 2-1 atas Brann di Liga Europa. Gol Olivier Giroud jadi penentu raihan tiga angka Les Dogues.
Lille vs Brann pada laga matchday pertama Liga Europa 2025/2026 berlangsung di Stade Pierre-Mauroy, Jumat (26/9/2025) dini hari. Calvin Verdonk tampil sebagai starter di laga ini.
Verdonk bermain sebagai bek kiri. Penampilannya di laga ini menjadi debut pemain Timnas Indonesia tersebut di Liga Europa. Bek timnas Indonesia tersebut terlibat pada gol pertama Lille.
Verdonk mengawali proses serangan balik Lille. Pemain berusia 28 tahun tersebut melepaskan umpan ke Matias Fernandez yang menusuk dari sisi kiri. Fernandez dengan kecepatannya bisa menembus pertahanan Brann dan umpannya bisa disontek Hamza Igamne menjadi gol di menit ke-54.
Brann hanya butuh lima menit untuk merespon gol. Klub asal Norwegia tersebut menyamakan kedudukan di menit ke-59. Verdonk lengah dalan menjaga Atli Magnusson yang masuk ke sisi kiri kotak penalti Lille untuk menerima umpan dari Holm. Tembakan mendatar Magnusson bersarang ke gawang Lille.
Lille akhirnya mampu mencetak gol kemenangan melalui pemain pengganti, Olivier Giroud. Mantan pemain Arsenal tersebut masuk menggantikan Hamza Igamane pada menit ke-67.
Serangan Lille berbuah gol kedua di menit ke-80. Umpan silang Tiago Santos dari sisi kanan bisa ditanduk Olivier Giroud di depan gawang untuk membobol gawang Brann.
Menurut catatan fotmob, Verdonk mendapatkan rating 7,8 dan melepaskan 56/66 (80 persen) umpan akurat sedangkan Olivier Giroud menjadi pemain pengganti tertua yang mencetak gol sepanjang sejarah Liga Eropa di usia 38 tahun dan 360 hari menurut catatan Optajoe.
Olivier Giroud bergabung dengan Lille pada bulan Juli lalu, setelah meninggalkan Los Angeles FC. Pemain asal Prancis yang akan berusia 39 tahun pada hari Selasa kini telah mencetak tiga gol dalam lima pertandingan terakhirnya untuk klub Ligue 1 tersebut.
Olivier Giroud kesulitan selama berada di Amerika Serikat, hanya mencetak lima gol dalam 37 pertandingan di semua kompetisi.
Giroud pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk negaranya kembali lagi ke Prancis untuk pertama kalinya setelah 13 tahun bermain di luar negeri.
