
Abdukodir Khusanov dipastikan absen dalam beberapa pekan (dok. City)
JawaPos.com-Kabar kurang menyenangkan datang dari kubu Manchester City. Manajer Pep Guardiola mengonfirmasi bahwa bek muda Abdukodir Khusanov harus menepi setidaknya dalam tiga pertandingan ke depan akibat cedera yang ia alami saat melawan Arsenal akhir pekan lalu.
Guardiola menjelaskan pemain asal Uzbekistan itu ditarik keluar pada babak pertama karena mengalami masalah fisik. Setelah pemeriksaan, dipastikan Khusanov tidak bisa diturunkan dalam waktu dekat.
"Dia akan absen untuk tiga pertandingan berikutnya, saya kira begitu," ujar Guardiola, melansir dari Sports Mole.
Absennya Khusanov tentu memaksa Guardiola melakukan perombakan di lini belakang. The Citizens akan menghadapi Huddersfield Town di EFL Cup pada Rabu (24/9) waktu setempat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Premier League melawan Burnley pada akhir pekan, serta bertemu AS Monaco di Liga Champions pada 1 Oktober mendatang.
Secara hitung-hitungan, City seharusnya mampu melewati tiga laga tersebut meski tanpa kehadiran Khusanov. Namun, perannya belakangan dianggap vital dalam menjaga kedisiplinan pertahanan, terutama saat menghadapi Arsenal.
Bermain sebagai bek kanan, kecepatannya dalam melakukan recovery sering menjadi penutup kelemahan tim, mirip peran Kyle Walker ketika masih jadi andalan di Etihad. Guardiola pun sadar, kehilangan Khusanov bisa berdampak signifikan.
City saat ini sudah tertinggal delapan poin dari Liverpool yang berada di puncak klasemen. Jika sampai terpeleset melawan Burnley, selisih itu bisa semakin sulit dikejar.
"Kami harus menemukan solusi, karena musim masih sangat panjang," kata Guardiola menambahkan.
Sementara itu, posisi penjaga gawang juga dipastikan akan berganti. James Trafford akan dipasang sebagai starter saat menghadapi Huddersfield, menggantikan Gianluigi Donnarumma yang diberi waktu istirahat. Pergantian ini diyakini Guardiola sebagai bagian dari rotasi tim.
Pertanyaan kini mengarah pada siapa yang akan mengisi posisi bek kanan menggantikan Khusanov. Guardiola beberapa kali menempatkan Matheus Nunes di sektor tersebut.
Meski posisi aslinya gelandang, pemain Portugal itu dipercaya bisa menutup kekosongan. Hanya saja, fisiknya yang tidak sekuat Khusanov membuat sektor ini berpotensi jadi titik lemah.
Opsi lain adalah menarik Nathan Ake ke posisi bek kiri, sementara John Stones masuk ke jantung pertahanan bersama Ruben Dias. Skema ini akan memungkinkan Josko Gvardiol tetap berada di sisi kiri pertahanan, meski ada kemungkinan Guardiola menggeser formasi sesuai kebutuhan.
Bagi City, absennya Khusanov bukan sekadar kehilangan satu pemain muda. Lebih dari itu, mereka kehilangan keseimbangan yang belakangan mulai terbangun di lini belakang.
Performa apik Khusanov saat menghadapi Arsenal jadi bukti bahwa ia sudah mulai menemukan peran penting dalam skuat. Meski demikian, Guardiola dikenal piawai dalam meramu strategi saat menghadapi keterbatasan.
Pep diyakini akan mencoba kombinasi pemain demi menjaga kestabilan tim di tiga laga mendatang. Para penggawa City pun dituntut segera beradaptasi agar tak kehilangan momentum di papan klasemen.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
