
Selebrasi Gabriel Martinelli setelah cetak gol ke gawang Manchester City. (Dok. Gabriel Martinelli)
JawaPos.com - Arsenal gagal meraih poin penuh saat menghadapi lawan tangguh, Manchester City, di pekan kelima Liga Inggris. Laga yang berakhir dengan skor imbang 1-1 tersebut dimainkan di Emirates Stadium, Minggu (21/9/2025).
Tim tuan rumah berhasil terhindar dari kekalahan setelah Gabriel Martinelli mencetak gol di menit ke-90+3. Declan Rice menjadi salah satu pemain yang memuji gol dari rekan setimnya tersebut.
Masuknya Gabriel Martinelli pada menit ke-80 dinilai memberikan angin segar bagi Arsenal yang ingin menyamakan kedudukan. Kecepatan dan dribel dari pemain 24 tahun itu sangat membantu Arsenal untuk menyerang pertahanan Manchester City.
"Ketika Anda masuk dari bangku cadangan, pada titik permainan tersebut, 60, 70, 80 menit, permainannya benar-benar berbeda dengan awal permainan," ungkap Rice setelah pertandingan sebagaimana dikutip dari laman resmi Arsenal, Senin (22/9). .
"Permainannya lebih terbuka, lebih melebar, dan untuk pemain seperti Gabi, mereka luar biasa saat menjadi starter. Namun, ketika mereka masuk, kekuatan mereka, yaitu kecepatan dan kemampuan dribel mereka, sangat membantu karena ada begitu banyak ruang, dan pada akhirnya, lari dan penyelesaiannya sungguh luar biasa. Kami memang pantas mendapatkannya."
Permainan Arsenal diakui Declan Rice sangat baik meski meraih hasil imbang. Menurutnya, The Gunners mampu mendominasi permainan dengan penguasaan bola 67 persen dibanding 33 persen milik Manchester City.
Sang gelandang menambahkan, "Saya pikir perasaan saya saat berada di lapangan, mengetahui para pemain saya, tim saya, pemikiran manajer, pemikiran para pemain, dan berbicara kepada mereka adalah, dengan bola, mungkin itu pertama kalinya sejak saya berada di sini, bahwa kami mendominasi Man City seperti itu, dalam hal mengoper bola."
"Cara kami menahan mereka, cara kami membuat mereka bermain dengan cara yang benar-benar berbeda dari sebelumnya, saya pikir itu menunjukkan rasa hormat yang besar kepada kami atas apa yang kami lakukan," imbuh Rice.
Gelandang Timnas Inggris tersebut menyayangkan bahwa timnya harus kebobolan dari serangan balik cepat di menit kesembilan. Namun, gol dari Martinelli bisa menyelamatkan Arsenal dari kekalahan.
"Tentu saja, gol pertama agak mengecewakan karena dimulai dari tepi kotak penalti mereka dan berakhir di belakang gawang kami," terangnya.
"Biasanya, kami melakukan serangan balik seperti itu, tetapi untuk bangkit kembali, terus menekan, dan tidak membiarkan kepala kami tertunduk, itu biasanya mudah, tetapi kami terus berjuang dan menunjukkan mentalitas yang kami butuhkan. Pada akhirnya, saya rasa kami mendapatkan gol yang bagus dari Gabi, jadi kami memang pantas mendapatkan sesuatu dari pertandingan itu," pungkas Rice.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
