Jeremy Doku menghiasi kemenangan Manchester City atas Napoli setelah kembalinya De Bruyne berakhir lebih awal. (Instagram mancity)
JawaPos.com - Manchester City kembali menegaskan statusnya sebagai favorit juara Liga Champions setelah menang meyakinkan 2-0 atas Napoli di Etihad Stadium. Malam ini bukan sekadar tiga poin, itu adalah panggung bagi Jeremy Doku yang menari di sayap kiri, serta Erling Haaland yang kembali mencetak rekor.
Man City membuka keunggulan lewat gol ke-50 Haaland di Liga Champions hanya dalam 49 penampilan, rekor ini melampaui catatan Ruud van Nistelrooy yang memerlukan 62 laga. Umpan terukur Phil Foden melayang tepat ke arah penyerang Norwegia itu, yang menyundul bola dengan naluri seorang predator.
Dengan torehan tujuh gol dalam lima pertandingan kompetisi Eropa musim ini, Haaland kembali menunjukkan mengapa ia adalah mesin gol paling menakutkan di Benua Biru.
Namun, malam di Manchester tidak hanya tentang Haaland. Jeremy Doku juga mencuri perhatian dengan aksi solonya di babak kedua. Menerima bola di sisi kiri, winger Belgia itu meliuk-liuk melewati Sam Beukema dan Leonardo Spinazzola sebelum melepaskan tembakan rendah yang tak mampu dihalau Vanja Milinkovic-Savic.
Golnya mengingatkan publik pada gol legendaris Ricky Villa di final Piala FA 1981, sebuah momen yang membuat Etihad bergemuruh.
“Doku luar biasa. Dia membawa sesuatu yang berbeda, kecepatan, kreativitas, dan keberanian,” puji Pelatih Man City, Pep Guardiola, selepas laga. “Ketika pemain seperti itu dalam performa terbaik, pertahanan lawan selalu cemas,” tambahnya.
Pertandingan sejatinya berjalan berat sebelah sejak menit ke-21 ketika kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo, diusir wasit Felix Zwayer setelah menahan laju Haaland. Unggul jumlah pemain, Man City menguasai 70 persen penguasaan bola dan melepaskan 16 tembakan di babak pertama saja.
Napoli sempat memberi perlawanan singkat melalui serangan balik cepat yang dimotori Leonardo Spinazzola. Namun, ketangguhan pertahanan Man City dan minimnya kreativitas tim tamu membuat kiper Ederson nyaris tak berkeringat.
Pelatih Antonio Conte hanya bisa memberi instruksi “tahan dan bertahan” sambil berharap gempuran Man City mereda. Pertandingan juga menandai kembalinya Kevin de Bruyne ke Etihad. Sang gelandang Belgia, yang kini mengenakan seragam Napoli, disambut spanduk “Sekali Biru, Tetap Biru” dari fans tuan rumah.
Namun, comeback itu hanya bertahan 25 menit. Conte menariknya keluar setelah kartu merah Di Lorenzo memaksa perubahan taktik. De Bruyne tampak kecewa, tetapi meninggalkan lapangan dengan tepuk tangan meriah dari pendukung Man City yang dulu memujanya.
Guardiola memuji performa anak asuhnya yang tetap disiplin hingga akhir. “Kami tahu Napoli akan menunggu kesalahan kami, tapi para pemain tetap sabar,” ujarnya. “Doku dan Haaland membuat perbedaan besar, tapi seluruh tim bekerja sangat baik.” pujinya.
Kemenangan ini memastikan Manchester City memuncaki grup Liga Champions mereka dan memperpanjang rekor tak terkalahkan di kandang menjadi 16 laga Eropa. Lebih penting lagi, performa seperti ini menegaskan bahwa ambisi mempertahankan mahkota Eropa tetap berada di jalur yang benar.
Bagi Napoli, kekalahan ini menyoroti pekerjaan rumah Conte dalam menata kembali lini belakang. Meski Milinkovic-Savic tampil heroik dengan sejumlah penyelamatan gemilang, kehilangan Di Lorenzo sejak awal dan absennya daya serang membuat mereka tak pernah benar-benar mengancam.
Man City sekali lagi menunjukkan kedalaman skuad dan kekuatan mental. Haaland memecahkan rekor, Doku menari dan mencetak gol yang menawan, sementara Etihad merayakan kemenangan yang terasa seperti peringatan bagi seluruh pesaing Liga Champions.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah: Kenakan Rompi Pink dan Tangan Terborgol
Presiden Persebaya Surabaya Angkat Bicara Usai Juara, Azrul Ananda: Menuju Bintang Melalui Kesulitan
Profil Kiper Persebaya Reza Arya Pratama, Tepis 2 Penalti Persib di Final Piala Presiden 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
