Debut Alexander Isak berseragam Liverpool. (Peter Byrne/PA)
JawaPos.com – Kekacauan saga transfer Alexander Isak menuju Liverpool di musim panas membuatnya kehilangan kesempatan untuk menit bermain di pertandingan pramusim, dan memaksa awal kariernya di Merseyside sedikit tertunda.
Isak menyelesaikan kepindahannya, yang memecahkan rekor dari Newcastle United ke Liverpool di hari terakhir bursa transfer dengan nilai GBP 125 juta, tetapi striker Swedia ini tidak langsung bisa bermain untuk skuad Arne Slot karena kondisi kebugarannya yang kurang meyakinkan.
Para wartawan terus menekan Slot tanpa henti untuk mempertanyakan potensi debut Isak. Pelatih asal Belanda ini mengisyaratkan akan mendapatkan menit bermain untuk striker berusia 25 tahun itu pada Kamis (18/9) dini hari WIB.
Slot mungkin sedang berbunga dengan suasana hati yang menyenangkan di ulang tahunnya ke-47, sehingga memutuskan untuk memasukkan Isak ke dalam starting line-up Liverpool saat menjamu Atletico Madrid di Anfield pada pekan pembuka Liga Champions.
Eks penyerang Real Sociedad ini menggantikan Hugo Ekitike sebagai ujung tombak utama The Reds, sekaligus menandai pemain Swedia kedua yang bermain untuk tim asal Merseyside ini setelah Glenn Hysen pada 1989–1992 silam.
Isak langsung menyaksikan kehebatan Mohamed Salah sejak awal pertandingan setelah pemain berjuluk 'Raja Mesir' tersebut menyumbang satu gol dan satu assist, sekaligus membuat tuan rumah unggul 2-0 dalam enam menit saja.
Sang striker hampir tidak mendapat kesempatan untuk langsung beradaptasi dengan rekan-rekan barunya. Momen-momen Isak di awal pertandingan jarang tersorot, tetapi pengaruhnya semakin meningkat menjelang akhir babak pertama.
Isak seringkali melebar ke arah sayap kiri untuk membuka ruang, dengan pergerakan terbaiknya datang ketika memanfaatkan ruang antar-lini Atletico Madrid yang bisa diekspos striker jangkung ini dengan cermat.
Dua kali peluangnya dihasilkan melalui putaran badan memukau, menghasilkan dua tembakan, salah satunya menguji kiper Atletico Jan Oblak. Kedua peluang itu dihasilkan setelah menerima umpan dari Wirtz, yang selalu mendekatinya untuk melakukan kerja sama satu-dua sentuhan.
Beberapa peluang yang dihasilkan tersebut membuat performa Isak semakin meningkat, menghasilkan beberapa sentuhan untuk berkontribusi pada pergerakan menyerang dinamis Liverpool.
Duet Isak-Wirtz, yang terus tampil memukau di beberapa momen belum mampu memberikan pernyataan berupa gol atau asis selama 58 menit bersama, tetapi indikasi positif untuk lini penyerangan The Reds ke depannya tampak semakin mengerikan.
Semuanya berjalan sangat rapi dan efisien dari Isak, yang jelas-jelas tidak terlihat kurang fit dan mampu melanjutkan permainan hingga 13 menit di babak kedua. Kemudian, Slot memutuskan untuk menariknya keluar pada menit ke-58, saat timnya unggul 2-1.
“Saya sangat terkejut dengan betapa bugarnya dia (Isak) selama (kurang dari) 60 menit itu, tetapi itu mungkin menunjukkan bahwa ada perbedaan antara merekrut pemain berusia 20 tahun dari liga lain atau pemain berusia 25 atau 26 tahun yang terbiasa bermain di liga ini,” buka Slot.
“Meskipun dia (Isak) hanya berlatih selama dua minggu, dia memiliki begitu banyak pengalaman sehingga dia mungkin lebih siap untuk pertandingan 60 menit. Namun, saya sangat terkejut dengan betapa bugarnya dia, saya tidak terkejut dengan kualitasnya karena itulah yang kita semua tahu."

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
