Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 September 2025 | 14.17 WIB

Gagal Tampil di Liga Champions, Manchester United Malah Raih Pendapatan Rekor Klub

Meski gagal lolos ke Liga Champions Manchester United justru mencatat rekor pendapatan hingga Rp13 triliun (Dok. Manchester United)

JawaPos.com - Manchester United kembali jadi sorotan. Klub berjuluk Setan Merah itu memang absen di Liga Champions 2025/26 usai finis di posisi ke-15 Premier League dan kalah di final Liga Europa dari Tottenham Hotspur. Namun, di luar dugaan, Manchester United justru membukukan rekor pendapatan senilai £666,5 juta atau sekitar Rp13 triliun pada tahun fiskal 2025.

Absennya Manchester United di kompetisi Eropa seharusnya menjadi kerugian besar. Sebab, UEFA telah menyiapkan bonus bernilai fantastis bagi peserta Liga Champions musim ini. Namun, laporan keuangan yang dirilis Old Trafford memperlihatkan tren positif yang mengejutkan.

Untuk diketahui, format baru Liga Champions musim ini menghadirkan delapan pertandingan di fase liga dengan insentif finansial yang lebih tinggi. Setiap kemenangan dihargai £2 juta (Rp40 miliar), hasil imbang £600 ribu (Rp12 miliar), dan semua peserta mendapat dana awal £16 juta (Rp320 miliar).

Artinya, Arsenal, Tottenham, Chelsea, Liverpool, Manchester City, dan Newcastle United yang tampil di fase liga bisa langsung mengantongi pemasukan besar. Manchester United kehilangan kesempatan emas tersebut setelah gagal tampil di kancah Eropa.

Meski demikian, laporan resmi mencatatkan Manchester United masih mampu meraih total pendapatan £666,5 juta (Rp13 triliun). Angka itu menjadi rekor tertinggi klub sepanjang sejarah.

Namun, kondisi keuangan mereka tidak sepenuhnya sehat. Manchester United masih mencatatkan kerugian operasional sebesar £18,4 juta (Rp368 miliar). Walau begitu, jumlah tersebut jauh membaik dibandingkan kerugian £69,3 juta (Rp1,3 triliun) pada tahun fiskal sebelumnya.

CEO Manchester United, Omar Berrada, menyebut manajemen kini berfokus membangun fondasi jangka panjang. “Kami bekerja keras meningkatkan klub di semua lini. Baik di dalam maupun luar lapangan,” ujarnya, dikutip dari Manchester Evening News.

Berrada menambahkan, United telah menyelesaikan proyek redevelop Carrington senilai £50 juta (Rp1 triliun) tepat waktu. Klub juga tengah menyiapkan rencana pembangunan stadion baru di Old Trafford sebagai bagian dari regenerasi kawasan.

Absennya Manchester United di Liga Champions memang menjadi kerugian besar dari sisi prestasi. Namun, catatan rekor pendapatan menunjukkan daya tarik komersial mereka tetap kuat.

Kini, Setan Merah tengah berupaya memperbaiki performa di lapangan, sekaligus menjaga kestabilan finansial untuk kembali bersaing di papan atas Premier League. Rekor pendapatan, absennya di Liga Champions, dan tantangan finansial jangka panjang menjadi gambaran nyata kondisi Manchester United saat ini.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore