
Ilustrasi Liga Inggris. (instagram.com/premierleague)
JawaPos.com-Bursa transfer musim panas 2025/2026 untuk liga top Eropa telah resmi ditutup Selasa (2/9) dini hari WIB. Klub-klub Liga Inggris mendominasi untuk belanja pemain dengan total mencapai 3,11 miliar Poundsterling (68,33 triliun Rupiah).
Angka ini mematahkan rekor sebelumnya yang terjadi pada saat bursa transfer musim panas 2023, yang saat itu total pengeluaran klub Liga Inggris mencapai 2,36 miliar Poundsterling (51,87 triliun rupiah).
Peringkat kedua liga dengan pengeluaran terbanyak ditempati Serie A Italia. Yakni dengan total belanja 1,17 miliar euro (20,4 triliun rupiah), posisi tiga Bundesliga Jerman dengan total pengeluaran 855 juta Euro (14,8 triliun rupiah). Peringkat terakhir ditempati La Liga Spanyol dengan total belanja 681,5 juta Euro (11,8 triliun rupiah).
Kenapa Liga Inggris paling banyak mengeluarkan uang buat belanja pemain? Secara pendapatan, klub-klub Premier League juga menjadi yang terbesar dibandingkan dengan Liga Italia, Liga Spanyol, dan Liga Jerman.
Menurut Deloitte, klub-klub Liga Inggris pada musim 2023/2024 mendapatkan total pendapatan mencapai 7,3 miliar Euro. Posisi kedua ditempati Bundesliga Jerman dengan total pendapatan mencapai 4,8 miliar Euro.
Sedangkan peringkat ketiga ditempati La Liga Spanyol dengan 3,8 miliar Euro. Lebih dari 50 persen disumbangkan 2 klub yakni FC Barcelona dan Real Madrid.
Posisi terakhir ditempati Serie A Italia dengan 2,9 miliar Euro. Untuk musim 2024/2025, klub-klub belum merilis laporan keuangan mereka.
"Total pendapatan hak siar menyumbang 9,4 miliar Euro bagi klub-klub di lima liga besar Eropa, mewakili hampir setengah dari pendapatan mereka di musim 2023/24," tulis Deloitte di situs deloitte.com.
Ada tiga pemasukan terbesar klub sepakbola yaitu hari pertandingan, pembagian hak siar, dan komersial. Pembagian hak siar yang membuat klub-klub Liga Inggris mendapatkan keuntungan lebih banyak dari liga-liga top Eropa lainnya.
Dilansir dari situs matchdayfinance.com, untuk musim 2023/2024, Liga Inggris mendapatkan nilai hak siar lebih tinggi dari liga-liga top Eropa lainnya. Berikut nilai hak siar liga-liga top Eropa.
Dilansir dari situs premierleague.com, untuk musim 2023/2024 total 3,2 miliar euro dibagikan ke 20 klub Liga Inggris. Peringkat terakhir, Sheffield United mendapatkan 125 juta Euro, sedangkan yang juara musim tersebut, Manchester City mendapatkan 201 juta Euro.
Dibandingkan dengan La Liga Spanyol, dilansir dari situs laliga.com, 1,3 miliar Euro didistribusikan ke 20 klub Liga Spanyol. Klub Armenia mendapat bagian paling kecil yakni sebesar 42,6 juta Euro.
Hanya ada tiga tim yang mendapatkan lebih dari 100 juta Euro yakni FC Barcelona (162,4 juta Euro), Real Madrid (159,5 juta Euro), dan Atletico Madrid (117,8 juta Euro).
Menurut laporan keuangan klub-klub Eropa musim 2023/2024, 10 besar klub dengan pendapatan tertinggi, 6 di antaranya berasal dari Liga Inggris. Berikut 10 klub dengan pendapatan tertinggi musim 2023/2024.
Dilansir dari matchdayfinance.com, untuk siklus musim 2025/2026 sampai 2028/2029, hak siar Liga Inggris mengalami kenaikan sebesar 23 persen, yang artinya setidaknya untuk empat musim ke depan, Premier League masih tetap akan mendominasi bursa transfer.

Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
