
Grimsby Town sukses permalukan Manchester United pada Kamis (28/8/2025). (Media Grimsby Town)
JawaPos.com - Grimsby Town baru saja mencatatkan sejarah dengan menyingkirkan Manchester United di Carabao Cup lewat drama adu penalti 12-11 di kandang mereka, Blundell Park.
Namun, euforia kemenangan itu harus sedikit tercoreng karena klub League Two tersebut dijatuhi hukuman denda sebesar £10.000 (sekitar Rp 219 juta) akibat kesalahan administrasi.
Laga melawan Manchester United menjadi salah satu momen terbesar dalam sejarah Grimsby Town. Bermain di depan ribuan pendukungnya, tim yang tampil di kasta keempat sepak bola Inggris itu sukses menahan imbang Setan Merah hingga adu penalti.
Drama menegangkan akhirnya berakhir dengan skor 12-11 untuk Grimsby. Sorak-sorai pecah di Blundell Park, para pemain dan suporter larut dalam kebahagiaan. Namun, selang sehari, kabar kurang sedap muncul.
Alih-alih fokus menatap laga berikutnya, Grimsby Town justru diumumkan mendapat denda.
Bukan karena ulah pemain di lapangan, melainkan karena masalah administrasi yang sepele namun berakibat fatal pendaftaran pemain terlambat satu menit.
Satu Menit yang Mahal Harganya
Penyebab denda ini datang dari nama Clarke Oduor, pemain baru Grimsby Town. Sesuai regulasi EFL untuk musim 2025/2026, batas akhir pendaftaran pemain di hari pertandingan adalah pukul 12.00 siang. Namun, Grimsby menyerahkan dokumen pendaftaran Oduor pada pukul 12.01.
Satu menit keterlambatan inilah yang akhirnya berbuntut panjang. Oduor diturunkan saat melawan Manchester United, pelanggaran tersebut langsung dicatat oleh pihak panitia pertandingan.
Grimsby sendiri jujur melaporkan kejadian ini ke pihak EFL sehari setelah pertandingan. Setelah ditinjau, dewan pengawas memutuskan menjatuhkan denda £10.000. Untungnya, Grimsby tidak sampai didiskualifikasi dari ajang Carabao Cup dan tetap melaju ke babak berikutnya.
Lewat akun resmi X (Twitter) @efl_comms, EFL menyampaikan, “Grimsby Town didenda setelah menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat.”
Reaksi Klub dan Pelajaran Penting
Meski cukup disayangkan, manajemen Grimsby Town menerima keputusan tersebut dengan lapang dada. Klub menegaskan bahwa pelanggaran ini murni karena kelalaian administratif dan bukan kesengajaan.
Di sisi lain, kasus ini jadi pengingat penting bagi klub-klub kecil di Inggris untuk lebih teliti dalam urusan administrasi. Dalam sepak bola profesional, hal-hal kecil seperti keterlambatan satu menit saja bisa mendatangkan konsekuensi besar.
Grimsby Town sendiri saat ini masih menjadi sorotan publik setelah kemenangan bersejarahnya melawan Manchester United. Meski diselimuti denda, momen itu tetap akan dikenang sebagai salah satu malam paling berkesan di Stadion Blundell Park.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
