Manuel Ugarte. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com - Gelandang Manchester United, Manuel Ugarte, mengaku dirinya belum tampil sesuai harapan sejak awal musim. Pemain timnas Uruguay itu bahkan jarang mendapat kesempatan starter di Premier League, meski sebelumnya menjadi salah satu andalan Ruben Amorim saat masih di Sporting CP.
Ugarte baru sekali tampil sebagai starter musim ini, tepatnya pada kekalahan mengejutkan Setan Merah dari Grimsby Town di Carabao Cup. Lebih buruk lagi, ia ditarik keluar di babak pertama setelah tampil kurang meyakinkan.
Mengapa Ugarte Jarang Dipasang Amorim?
Sejak didatangkan dari Paris Saint-Germain dengan biaya transfer £42,3 juta atau sekitar Rp914 miliar, ditambah potensi bonus £8,5 juta (Rp183 miliar), Ugarte diharapkan bisa segera beradaptasi dengan atmosfer Premier League. Namun, Amorim justru lebih sering mempercayakan lini tengah kepada Bruno Fernandes, Casemiro, dan Kobbie Mainoo.
Hal ini membuat Ugarte kini hanya menjadi pilihan keempat di lini tengah. Kesempatan bermainnya semakin terbatas karena Manchester United sudah tersingkir dari Carabao Cup dan tidak berpartisipasi di kompetisi Eropa.
Pengakuan Jujur Ugarte
Dalam wawancara dengan media Uruguay, El Observador, Ugarte tak menutupi kenyataan pahit yang ia alami.
“Kami tidak memulai musim dengan baik. Level saya juga tidak dalam kondisi terbaik, kita harus realistis dan jujur,” ungkap Ugarte.
Meski begitu, gelandang berusia 24 tahun ini tetap menegaskan optimisme.
“Saya percaya diri, punya hubungan baik dengan pelatih, bekerja keras, dan bersemangat untuk mendapatkan tempat di tim utama,” tambahnya.
Kritik dan Pembelaan Amorim
Amorim sendiri sempat menyoroti kesulitan adaptasi Ugarte di Premier League. Ia menilai eks PSG itu masih belum terbiasa dengan tempo cepat kompetisi Inggris. Dalam laga melawan Southampton Januari lalu, Ugarte bahkan melakukan gol bunuh diri yang membuat Amorim memberi evaluasi tajam.
Namun, Amorim juga membela pemainnya dengan mengatakan kesalahan tersebut bukan sepenuhnya tanggung jawab sang gelandang. “Dia harus terbiasa bermain setiap tiga hari. Adaptasi memang tidak mudah,” ujar Amorim.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
