Respon Xabi Alonso terhadap penalti kontroversial Barcelona saat meladeni perlawanan Rayo Vallecano (Instagram @realmadrid)
JawaPos.com - Pertandingan Barcelona kontra Rayo Vallecano pada pekan ketiga La Liga seharusnya menjadi tontonan tentang taktik, duel sengit, dan persaingan ketat di papan atas.
Namun, hasil imbang 1-1 itu justru menyisakan polemik baru yang kembali menyoroti konsistensi perwasitan di Spanyol.
Insiden terjadi pada momen krusial di Vallecas. Lamine Yamal terjatuh di kotak penalti, wasit langsung menunjuk titik putih, dan yang mengejutkan, tidak ada intervensi VAR.
Keputusan itu memicu gelombang reaksi, terutama dari kubu Real Madrid yang merasa insiden semacam ini bukan kali pertama merugikan integritas kompetisi.
Bagi klub ibu kota, isu perwasitan bukanlah keluhan sesaat. Sudah bertahun-tahun, mereka menyuarakan keresahan mengenai bagaimana keputusan-keputusan krusial dapat memengaruhi jalannya liga.
Insiden di Vallecas menjadi satu babak baru dalam kisah panjang yang sarat ketegangan antara klub, federasi, dan publik sepak bola Spanyol.
Reaksi Xabi Alonso
Dilansir dari Madrid Universal, pada Senin pagi, di kompleks latihan Valdebebas, Alonso tiba untuk menjalankan rutinitasnya: mengawasi latihan, menyusun strategi, dan mempersiapkan laga berikutnya.
Namun, suasana tenang itu berubah begitu seorang juru kamera dari El Chiringuito TV mendekat, membawa satu pertanyaan yang sudah bisa ditebak: pendapatnya tentang penalti kontroversial Barcelona.
Alonso kemudian hanya berkata singkat, "Saya tahu Anda akan bertanya tentang itu."
Reporter mencoba mendesak lebih jauh, namun Alonso mengangkat tangannya, menandatangani beberapa merchandise penggemar, dan menjawab diplomatis.
"Saya harus pergi," ungkapnya.
Tidak ada komentar lain. Tidak ada penjelasan panjang. Hanya sikap tenang yang menyampaikan pesan tanpa kata-kata.
Sikap ini bukan kebetulan. Alonso tahu bahwa satu kalimat saja bisa menjadi bahan utama di media, memicu kontroversi baru, dan memperkeruh suasana.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
