
Pemain Timnas Indonesia Calvin Verdonk pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga Grup C di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Kejutan kembali terjadi di bursa transfer musim panas 2025 ketika banyak pemain diaspora yang pulang ke Super League seperti Thom Haye, Rafael Struick hingga Jordi Amat, lain cerita dengan bek kiri Timnas Indonesia Calvin Verdonk.
Pria yang dijuluki Loopy itu hampir pasti bergabung dengan klub asal Prancis, Lille. Langkah strategis ini bahkan menarik perhatian khusus dari pakar transfer ternama, Fabrizio Romano.
Fabrizio Romano memberikan update terbaru mengenai perpindahan Calvin Verdonk yang akan meninggalkan NEC Nijmegen. Laporan terbaru yang dia berikan, Lille telah mencapai kesepakatan dengan tuntutan finansial NEC Nijmegen sebesar 3 juta euro atau setara Rp57 miliar.
"Eksklusif: Lille menyetujui kesepakatan untuk merekrut Calvin Verdonk dari NEC dengan paket senilai 3 juta euro, semuanya selesai," demikian keterangan Romano melalui platform X pada Sabtu (30/8/2025).
Calvin Verdonk dikabarkan akan menjalani laga pamungkas bersama NEC Nijmegen di akhir pekan ini. Tim asal Belanda tersebut akan melakoni pertandingan tandang melawan Fortuna Sittard dalam matchday keempat Eredivisie 2025/2026 pada Minggu (31/8/2025). Pasca menuntaskan duel di markas Fortuna Sittard, Calvin Verdonk akan segera berangkat ke Prancis untuk prosedur pemeriksaan kesehatan.
"Pemain internasional Indonesia ini akan memainkan pertandingan terakhirnya besok untuk NEC demi membantu klub dan pelatihnya, yang sangat dekat dengannya. Segera setelah pertandingan, ia akan menjalani pemeriksaan medis di Lille," papar Fabrizio Romano lebih lanjut.
Bergabung dengan Lille tentunya merupakan lompatan karier yang signifikan bagi Calvin Verdonk. Klub tersebut konsisten berkompetisi di jajaran elite Ligue 1 Prancis dan memiliki reputasi yang solid.
Yang lebih menggembirakan lagi, pada musim 2025/2026 ini, Lille akan tampil di ajang Liga Europa. Bersama Lyon, mereka mewakili Prancis dalam kompetisi antarklub tingkat kedua Eropa tersebut, memberikan Calvin Verdonk kesempatan emas untuk bermain di panggung Eropa.
Profil LOSC Lille: Klub Bersejarah dengan Tradisi Gemilang
Lille Olympique Sporting Club (LOSC), yang dikenal dengan julukan "Les Dogues" (The Mastiffs), didirikan pada tahun 1944 dan memiliki sejarah panjang yang penuh dengan triumph dan tantangan. Klub yang bermarkas di Lille, Hauts-de-France ini berkompetisi di Ligue 1, kompetisi teratas sepak bola Prancis, dan telah menjadikan Stade Pierre-Mauroy sebagai kandang mereka sejak 2012.
Stade Pierre-Mauroy merupakan stadion terbesar keempat di Prancis dengan kapasitas lebih dari 50.000 penonton dan dilengkapi dengan atap yang dapat dibuka-tutup. Stadion modern ini menggantikan markas lama mereka, Stadium Lille-Metropole, dan menjadi salah satu venue paling prestisius di Eropa.
Secara prestasi, Lille telah meraih gelar juara Ligue 1 sebanyak empat kali, dengan pencapaian terakhir pada musim 2020-2021. Kemenangan mereka di musim 2020-2021 sangat mengejutkan dan dianggap sebagai upset besar karena Paris Saint-Germain selalu menjadi favorit untuk memenangkan Ligue 1 untuk keempat kalinya berturut-turut.
Pada musim 2021-2022, Lille meraih trofi Trophée des Champions pertama mereka dengan mengalahkan Paris Saint-Germain melalui gol Xeka di Bloomfield Stadium, Tel Aviv, Israel pada 1 Agustus 2021. Mereka juga berhasil mencapai babak 16 besar Liga Champions UEFA sebelum dikalahkan Chelsea.
Bintang-Bintang Besar Alumni Lille
Secara historis, pemain-pemain paling terkenal dan dirayakan di Lille adalah Jean Baratte, Andre Strappe, Marceau Somerlinck, Rio Mavuba, Eden Hazard, Mathieu Debuchy, dan Florent Balmont. Di antara nama-nama tersebut, Eden Hazard menjadi legenda terbesar klub yang bahkan pada Maret 2024, Lille OSC memutuskan untuk menamai lapangan latihan mereka sebagai "Terrain Eden Hazard" yang diresmikan langsung oleh mantan kapten timnas Belgia tersebut.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
