
Ruben Amorim. (Dok. MUFC)
JawaPos.com - Kekalahan Manchester United dari Grimsby Town di ajang EFL Cup tengah pekan lalu masih menyisakan guncangan besar di Old Trafford. Hasil adu penalti yang berakhir 12-11 untuk kemenangan tim kasta keempat Liga Inggris itu tidak hanya memalukan, tetapi juga memicu spekulasi soal masa depan pelatih Ruben Amorim.
Pelatih asal Portugal tersebut membuat pernyataan mengejutkan seusai laga. Ia sempat memberi isyarat bisa saja meninggalkan jabatannya setelah laga Premier League melawan Burnley akhir pekan ini. Ucapan itu langsung menjadi sorotan media Inggris, mengingat Amorim baru beberapa bulan menukangi Setan Merah.
Melansir dari Sport Mole, Amorim akhirnya mengklarifikasi komentarnya dalam konferensi pers jelang laga krusial melawan Burnley. Ia mengakui bahwa perkataannya kala itu lebih dipengaruhi oleh emosi sesaat setelah timnya tersingkir dengan cara yang mengecewakan.
"Kadang saya ingin berhenti, kadang saya ingin berada di sini selama 20 tahun. Kadang saya senang bersama pemain-pemain saya, kadang saya tidak ingin bersama mereka. Jadi, saya harus memperbaiki itu," ujarnya kepada awak media.
Di sisi lain, Amorim menegaskan fokusnya kini adalah menghadapi Burnley, yang diprediksi bakal menjadi momen krusial untuk pelatih asal Portugal tersebut.
"Saat itu saya benar-benar kecewa karena saya pikir kami menjalani pramusim yang bagus. Kami tampil konsisten. Sekarang ini adalah pertandingan baru, dan saya hanya fokus pada laga tersebut," katanya. Ia juga menambahkan bahwa sebagai pelatih, ia harus belajar hidup dari hari ke hari, menerima sisi baik maupun buruk dari sepak bola.
Kekalahan dari Grimsby memang menyakitkan. United sempat tertinggal dua gol sebelum Harry Maguire menyelamatkan tim dengan gol penyeimbang di menit akhir. Namun, pada babak adu penalti yang menegangkan, The Red Devils justru tumbang dengan skor 12-11.
Amorim menilai bukan hanya hasil akhir yang menyakitkan, melainkan juga cara timnya bermain.
"Kadang bukan hasilnya yang menyakitkan, tapi bagaimana kami kalah. Detail kecil seperti berebut bola, berlari, itu yang membuat saya kecewa," ucapnya, melansir dari laporan yang sama.
Situasi ini membuat laga melawan Burnley menjadi penentu. Dengan catatan satu kemenangan dan satu kekalahan di Premier League sejauh ini, hasil positif akan membawa United menutup jeda internasional dengan empat poin dari tiga laga. Sebaliknya, kekalahan atau bahkan hasil imbang bisa membuat posisi Amorim kian terancam.
Menurut laporan yang sama, Amorim dijadwalkan akan mengadakan pembicaraan serius dengan manajemen United setelah laga melawan Burnley. Namun, ia menegaskan bahwa ucapan mundur pasca-kekalahan dari Grimsby hanyalah luapan emosional. Dalam konferensi pers, ia tak lagi menyinggung soal kepergian, melainkan berkomitmen penuh menghadapi tantangan besar melawan The Clarets.
Amorim pun menyadari tekanan besar yang mengelilingi pekerjaannya. Manchester United adalah klub dengan tradisi panjang, dan suporter tak segan melayangkan kritik keras ketika tim gagal tampil konsisten.
"Sepak bola adalah bisnis hasil. Semua bisa berubah cepat. Saya tahu itu," katanya.
Sementara itu, Burnley tentu berambisi memanfaatkan kondisi goyah United. Bermain tanpa beban, mereka berpeluang menambah penderitaan bagi Setan Merah. Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin isu pemecatan Amorim akan semakin kuat terdengar.
Meski begitu, satu kemenangan bisa langsung membalikkan suasana. Amorim percaya, dengan mentalitas yang tepat, timnya bisa bangkit dari kekecewaan di EFL Cup dan kembali ke jalur positif di liga.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Surat Satir Sony Sanjaya ke Kepala BGN Baru Bikin Heboh, Netizen: Nanik Deyang Cepu ya Pak?
Resmi Jadi Tersangka Korupsi MBG, Sony Sonjaya Kirim Surat Satir ke Kepala BGN Baru: 'Terima Kasih Hadiah Indahnya'
Dikabarkan Deal! Persebaya Surabaya Gaet Lima Pemain Anyar, Empat Legiun Asing dan Satu Striker Lokal
