Crystal Palace saat pawai juara Piala FA 2024/2025. (Instagram/@cpfc)
JawaPos.com - Para pendukung Crystal Palace menggelar aksi unjuk rasa sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan UEFA yang menurunkan klub dari kompetisi Liga Europa ke Liga Konferensi Eropa musim 2025/2026.
Aksi tersebut terjadi menyusul keputusan UEFA yang mendiskualifikasi Palace dari Liga Europa karena dianggap melanggar aturan multi-club ownership. John Textor, pemegang saham mayoritas Crystal Palace, juga diketahui memiliki Olympique Lyon, klub asal Prancis yang lolos ke Liga Europa.
Berdasarkan regulasi UEFA, dua klub dengan pemilik yang sama tidak diperbolehkan tampil dalam kompetisi Eropa yang sama. Meskipun Textor telah melepas kepemilikan sahamnya di Palace melalui skema blind trust kepada pemilik klub NFL New York Jets, Woody Johnson, UEFA menyatakan bahwa proses tersebut melebihi tenggat waktu yang ditetapkan.
Sebagai hasil dari keputusan ini, posisi Palace di Liga Europa digantikan oleh Nottingham Forest, yang sebelumnya lolos ke Liga Konferensi Eropa. Sementara itu, Lyon tetap berpartisipasi di Liga Europa karena memiliki peringkat domestik yang lebih tinggi dibanding Palace.
Dilansir melalui laman The Guardian, dalam aksi unjuk rasa tersebut, para suporter membawa spanduk bertuliskan “UEFA: Morally Bankrupt” dan menyuarakan yel-yel protes. Beberapa bagian area sekitar stadion juga tampak dipenuhi coretan grafiti yang menunjukkan kekecewaan terhadap keputusan UEFA.
Flares dan kembang api dinyalakan sebagai bentuk visualisasi kemarahan dan solidaritas di antara para pendukung klub. Salah satu suporter yang turut hadir menyebutkan bahwa demonstrasi ini bertujuan untuk menyuarakan bahwa tim mereka telah memenangkan Piala FA dan layak tampil di Liga Europa.
"Tidak adil kami memenangkan kompetisi Piala tertua di dunia dan kemudian didegradasi dari Liga Europa," ucap salah satu penggemar Crystal Palace dikutip melalui laman The Guardian.
Di sisi lain, Chairman Crystal Palace, Steve Parish, menyampaikan bahwa pihak klub akan mengajukan banding atas keputusan UEFA ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
