Joao Felix. (Dok. Chelsea FC)
JawaPos.com – Di dunia sepak bola yang penuh dengan datang dan pergi, Joao Felix menyampaikan salah satu permohonan yang paling gamblang. Ia menjelaskan secara rinci mengapa Benfica harus membawanya pergi dari Chelsea musim panas ini.
Kurang dari setahun sebelumnya, Félix baru saja menyelesaikan kepindahan permanen senilai sekitar GBP 45 juta untuk kembali ke Stamford Bridge.
"Saya merasa sangat senang bisa kembali ke Chelsea. ini benar-benar terasa seperti rumah saya sebenarnya,” Felix menyeringai setelah menandai debut keduanya dengan sebuah gol di klub London barat ini.
Masa bulan madu hanya berlangsung enam bulan bersama The Blues karena Felix dengan cepat dikirim ke AC Milan dengan status pinjaman untuk paruh kedua musim 2024/2025.
Setelah awal yang cerah di San Siro, tim Serie A tersebut memilih untuk tidak mendatangkan penyerang Portugal itu secara permanen. Alhasil, ia kembali ke Chelsea dan mendapati dirinya tidak masuk dalam skuad Piala Dunia Antarklub 2025 tanpa nomor punggung.
Ketika ditanya tentang tujuan berikutnya, Félix tidak memberikan banyak ruang untuk ambiguitas. Ia langsung menyebut keinginannya untuk pulang ke Benfica.
"Benfica adalah rumah saya. Suatu hari nanti saya akan kembali. Saya tidak tahu apakah sekarang atau beberapa tahun lagi. Jika sekarang, saya akan sangat bahagia,” ungkap penyerang serba bisa berusia 25 tahun itu kepada CMTV.
Raksasa Portugal tersebut dilatih oleh Bruno Lage, manajer yang membantu perkembangan bakat Felix untuk Benfica pada tahun 2019 yang meyakinkan Atlético Madrid untuk menggelontorkan lebih dari GBP 109,8 juta pada musim panas itu.
“Bruno Lage sebagai pelatih, yang saya kenal dan yang penting bagi karir saya saat ini, memperkuat keputusan saya dan saya berharap untuk kembali ke Benfica,” lanjut Felix.
“Dan mungkin di situlah saya paling tertarik. Saya merasa bahwa saya perlu berada di rumah dan itulah mengapa Benfica adalah salah satu ide yang ada dalam pikiran saya (di bursa transfer musim panas ini),” imbunya.
Namun, Lage sendiri tidak terdengar begitu bersemangat dengan ide kembalinya Felix ke Benfica. Ketika rumor tentang rencana kepulangan mantan anak asuhannya itu pertama kali muncul pada Juni lalu, pelatih kepala As Aguias itu langsung memberi peringatan.
“Harus ada dua keinginan: keinginan dan aspek finansial. Ada keinginan, dan kami yakin ada keinginan di kedua sisi (Felix dan Benfica). Kami juga harus melihat aspek finansial: bisnis apa dan berapa banyak yang dapat kami investasikan pada Joao (Felix).
“Dan di pihak Joao, harus memahami bahwa Benfica tidak mampu membayar gaji tersebut. Ini harus jelas (jika Felix ingin kembali),” pungkas Lage.
Felix diperkirakan memperoleh gaji mingguan sekitar GBP 65 ribu di Chelsea. Meskipun dilaporkan bahwa gaji tersebut merupakan salah satu yang paling rendah di London barat, tetapi secara teoritis akan menjadikannya pemain dengan gaji tertinggi kedua di Benfica.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
