Pemain Atletico Madrid dan PSG mengeluhkan cuaca panas yang terik di Pasadena, Amerika Serikat. (X/ @PSG_Inside)
JawaPos.com - Langkah Atletico Madrid di Piala Dunia Antarklub 2025 harus terhenti lebih awal, meskipun mereka berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Botafogo dalam laga terakhir fase grup.
Klub asal Spanyol tersebut menjadi tim besar pertama yang tersingkir dari turnamen ini, sebuah kenyataan yang terasa pahit setelah tiga pertandingan fase grup yang intens dan penuh tekanan.
Turnamen dimulai dengan hasil mengecewakan bagi Atletico. Pada pertandingan pembuka Grup B, mereka harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain dengan skor telak 0-4.
Kekalahan ini menjadi beban besar bagi tim asuhan Diego Simeone, tidak hanya secara moral, tapi juga dalam hitungan selisih gol yang nantinya terbukti krusial. Laga tersebut menunjukkan dominasi PSG dengan penguasaan bola dan intensitas serangan yang sulit dibendung.
Atletico kemudian bangkit dengan kemenangan 3-1 atas Seattle Sounders, menjaga asa untuk lolos ke babak selanjutnya. Namun, perubahan format sistem klasemen yang diterapkan FIFA dalam turnamen ini membuat perhitungan menjadi lebih kompleks.
Dalam situasi tiga tim memiliki poin yang sama, selisih gol hanya dihitung dari pertandingan antartim yang terlibat dalam posisi poin yang imbang tersebut. Ini berarti kemenangan dengan margin sempit atas Botafogo saja tidak menjamin kelolosan.
Dilansir melalui laman FIFA, pada laga penentuan melawan Botafogo, Atletico tampil mendominasi. Mereka terus menekan sejak awal pertandingan, mencoba menembus pertahanan rapat wakil Brasil.
Gol baru tercipta menjelang akhir pertandingan, saat Antoine Griezmann mencetak gol dari titik penalti pada menit ke-87. Skor 1-0 cukup untuk memberikan tiga poin, namun belum cukup untuk mengangkat mereka dari posisi ketiga klasemen.
"Ada frustrasi karena tidak lolos. Meraih enam poin tidak buruk, tapi pertandingan melawan PSG menghukum kami. Di pertandingan kali ini kami mendapatkan peluang untuk unggul. Kami jelas tentang apa yang perlu kami tingkatkan," ucap Diego Simeone dikutip melalui laman FIFA, Selasa (24/6).

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
