Bek Manchester United Leny Yoro. (Dok. Manchester United)
JawaPos.com- Leny Yoro mengungkapkan kekecewaannya saat Manchester United harus bermain imbang melawan Lyon di leg pertama perempat final Liga Europa. Laga tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2 saat bermain di Groupama Stadium, Jumat (11/4).
Pemain yang berposisi sebagai bek tengah tersebut mengatakan bahwa kebobolan di menit terakhir sangatlah tidak menyenangkan karena Manchester United berpeluang memenangkan pertandingan.
"Saya pikir kebobolan gol seperti itu adalah momen yang tidak mengenakkan. Kami menang 2-1 dan saya pikir itu adalah skor yang bagus," ucap Leny Yoro kepada TNT Sports setelah pertandingan.
Di laga ini, Yoro berhasil mencetak satu gol penyama kedudukan dan dia memberikan alasan mengapa tidak melakukan selebrasi, padahal itu adalah gol perdananya untuk Manchester United. "Saya tidak terlalu menikmatinya dalam perayaan itu karena itu hal yang wajar. Saya ingin menang, jadi tidak ada waktu untuk perayaan," tutur bek asal Prancis tersebut.
Meskipun demikian, Yoro tetap senang dengan gol debutnya tersebut dan seharusnya timnya bisa memenangkan laga dengan skor 2-1. "Tetapi saya sangat senang dengan gol pertama saya, tetapi kami belum menang. Saya pikir jika kami menang 2-1, kami pasti akan lebih percaya diri. Namun, kami kebobolan gol ini dan itu sulit," ujarnya.
Kemenangan tentu menjadi hal yang wajib diraih Manchester United jika ingin melaju ke semifinal. "Kami harus tetap bersemangat. Kami tidak kalah. Kami bisa menang di Old Trafford, tentu saja. Saya 100 persen yakin," pungkasnya.
Selama bermain 90 menit, Yoro tampil cukup apik di lini belakang Setan Merah bersama Harry Maguire dan Noussair Mazraoui. Melansir Fotmob, bek 19 tahun tersebut berhasil melakukan satu tekel dan satu intersep.
Bahkan, dia terlihat tangguh dalam melakukan duelnya di lapangan. Yoro berhasil dalam dua dari empat duelnya di lapangan selama bermain.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
