
Kiper Palermo Emil Audero Mulyadi saat dalam sebuah pertandingan. (Instagram/emil_audero)
JawaPos.com - Penjaga gawang saat ini tidak boleh bermain bola dengan waktu lama. Terbaru, jika mereka memegang bola lebih dari delapan detik akan menghasilkan tendangan sudut untuk lawan setalah Dewan Asosiasi Sepak Bola Internasional atau IFAB meresmikan aturan tersebut.
Peraturan baru ini disetujui dengan mutlak oleh IFAB pada pertemuan umum tahunan di Irlandia Utara pada hari Sabtu (1/3). Dan akan mulai diberlakukan pada Piala Dunia Antarklub FIFA, yang akan berlangsung di Amerika Serikat pada tanggal 15 Juni hingga 13 Juli mendatang.
Di bawah peraturan yang berlaku saat ini, kiper harus diberi hukuman jika mereka menahan bola lebih dari enam detik, dengan lawan akan mendapat tendangan bebas tidak langsung.
Namun CEO Asosiasi Sepak Bola Wales (FAW) Noel Mooney mengatakan bahwa penerapan aturan enam detik telah “hilang seiring berjalannya waktu” dan diharapkan bahwa undang-undang yang baru akan mengurangi pemborosan waktu.
Sejauh ini, aturan delapan detik sudah diterapkan maupun diuji coba Premier League 2 musim ini, ditambah kompetisi di Malta dan Italia.
"Setelah uji coba menunjukkan dampak positif yang signifikan terkait penjaga gawang yang menahan bola terlalu lama," tulis IFAB dalam situsnya.
"IFAB dengan suara bulat memutuskan untuk mengubah Hukum 12.2 tentang tendangan bebas tidak langsung," jelas IFAB, yang berdiri pada 1986 atau telah berusia 138 tahun itu.
Beberapa kiper di dunia memang kerap berlama-lama menguasai bola dengan tangannya. Biasanya, cara yang mengesalkan bagi klub lawan itu dilakukan untuk mengulur-ulur waktu ketika timnya sedang unggul.
"Perubahan ini menetapkan bahwa jika penjaga gawang memegang bola lebih dari delapan detik, dengan wasit menggunakan hitungan mundur visual selama lima detik," jelas IFAB.
"Wasit akan memberikan tendangan sudut kepada tim lawan, menggantikan aturan saat ini yang memberikan tendangan bebas tidak langsung jika lebih dari enam detik," ungkap IFAB.
Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, mengatakan bahwa organisasinya berniat untuk menggunakan undang-undang baru ini untuk Piala Dunia Antarklub yang diikuti oleh 32 tim di Amerika Serikat pada musim panas ini.
"Anda dapat melihat bahwa hal ini memiliki dampak yang signifikan terhadap perilaku penjaga gawang,” kata Patrick Nelson, kepala eksekutif Asosiasi Sepak Bola Irlandia dan direktur IFAB.
"Beberapa tindakan telah diambil untuk itu. Hasil dari (uji coba) ini sangat, sangat positif, dan kami akan terus melangkah maju untuk mencoba memasukkannya ke dalam peraturan permainan sesegera mungkin."
Selain itu, FIFA juga menginformasikan kepada IFAB tentang uji coba dengan Football Video Support, sebuah sistem yang terjangkau dan hanya membutuhkan sedikit kamera dan telah berhasil diuji coba di beberapa kompetisi FIFA pada tahun 2024.
Kemudian, IFAB juga mendukung rencana FIFA agar para wasit menggunakan kamera selama Piala Dunia tahun depan sebagai bagian dari siaran langsung pertandingan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
