
Pep Guardiola tampak lunglai saat Manchester City kalah lawan Real Madrid. (Dok. UEFA)
JawaPos.com- Manchester City harus menelan pil pahit setelah dikalahkan Real Madrid 1-3 dalam leg kedua babak playoff Liga Champions, Kamis (20/2). Dengan hasil ini, City tersingkir dengan agregat 2-6, menandai pertama kalinya mereka gagal mencapai babak 16 besar sejak 2013.
Kylian Mbappe menjadi bintang dalam laga ini dengan mencetak hat-trick, membawa Madrid melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Pep Guardiola kini dihadapkan pada situasi sulit, terutama jelang laga melawan rival bebuyutan mereka, Liverpool, akhir pekan ini.
Setelah pertandingan, Guardiola mengakui bahwa timnya kalah dalam hal fisik dan ritme permainan yang ditampilkan oleh Real Madrid.
"Kami tidak bisa mengimbangi fisik dan ritme yang mereka miliki. Kami menerimanya. Kami akan berjuang untuk kembali ke sini tahun depan. Kami beruntung pernah memenangkan kompetisi ini sekali dan mencapai satu final lainnya," ujar Guardiola.
Guardiola juga menyoroti buruknya lini pertahanan City dalam laga ini, yang membuat mereka sulit mengimbangi permainan Madrid.
"Saat ini, kami tidak berada di level yang seharusnya. Kami tidak bertahan dengan baik. Saat bermain luar biasa di musim-musim sebelumnya, kekalahan terasa lebih menyakitkan dibandingkan hari ini," tambahnya.
City sebetulnya sudah dalam posisi sulit setelah kalah dramatis 2-3 di leg pertama di Etihad Stadium. Vinicius Junior bahkan sempat menyindir banner yang dibuat fans City untuk Rodri, yang merayakan pencalonannya dalam Ballon d'Or, melalui media sosial.
Petaka bagi City bertambah ketika mereka kebobolan dalam empat menit pertama di Santiago Bernabeu. Tak lama setelah itu, John Stones harus ditarik keluar karena cedera. Guardiola juga mengungkapkan bahwa Erling Haaland belum pulih dari cedera lututnya dan tidak cukup fit untuk dimainkan.
Guardiola menyadari bahwa timnya sedang mengalami transisi dan perlu perubahan untuk kembali kompetitif musim depan. Ia menegaskan bahwa City akan terus berusaha untuk mempertahankan posisinya di kompetisi Eropa.
"Pekan lalu sulit untuk diterima, tapi meskipun mendapatkan hasil baik, saya tahu betapa hebatnya mereka (Real Madrid). Dengan waktu, tim dan klub ini akan menerima situasi ini, dan kami punya 13 atau 14 pertandingan di Premier League untuk memastikan kami bisa kembali ke sini musim depan," katanya.
Guardiola juga menekankan bahwa perubahan dalam skuad adalah hal yang wajar dan tak ada yang bisa bertahan selamanya di puncak.
"Tidak ada yang abadi. Kami telah menjadi tim luar biasa, dan sekarang kami harus mencoba bertahan di level tertinggi. Kami tidak bisa memenangkan liga, jadi kami harus finis di empat atau lima besar agar bisa kembali ke Liga Champions. Dengan masalah yang kami hadapi, saya tidak bisa membawa stabilitas ke tim," ungkapnya
Ketika ditanya apakah ini merupakan awal dari perubahan siklus tim, Guardiola memberikan jawaban yang cukup terbuka.
"Ya, sedikit. Kami sudah mulai melakukannya. Tidak ada yang abadi, beberapa pemain sudah semakin tua," jelasnya
Haaland Absen, Madrid Diuntungkan Sementara itu, pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti menilai absennya Haaland membuat City kehilangan banyak kekuatan dalam laga ini. Ia juga memberikan tantangan kepada Mbappe untuk mengejar rekor gol Cristiano Ronaldo.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
