Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 19 Februari 2025 | 22.10 WIB

Bukan Timnas Italia, Anak Legenda Hidup Gianluigi Buffon Ambil Keputusan Mengejutkan, Penuhi Panggilan Timnas Republik Ceko

Louis Buffon saat membela Pisa. (Profimedia) - Image

Louis Buffon saat membela Pisa. (Profimedia)

JawaPos.com - Putra kiper legendaris Gianluigi Buffon, Louis Buffon, telah menerima panggilan internasional pertamanya, namun sang gelandang dipastikan tidak akan bermain untuk Timnas Italia. Karier internasional Louis akan dimulai setelah penampilan impresifnya di tim muda klub Serie B, Pisa, selama musim ini.

Meskipun Louis belum melakukan debut seniornya untuk Pisa, dia sudah berada di bangku cadangan saat timnya menghadapi Cesena pada Minggu lalu. Dia secara khusus dikenal sebagai putra dari ikon sepak bola Italia, Buffon, yang membuat lebih dari 1.000 penampilan selama kariernya yang gemilang.

Meskipun Louis lahir di Turin selama musim ketujuh ayahnya bersama Juventus, sang anak tidak akan bergabung dengan Timnas Italia, di mana Buffon meraih 176 caps antara 1997 hingga 2018.

Louis juga merupakan putra dari Alena Seredova, yang berpisah dengan legenda berusia 47 tahun itu pada tahun 2014 setelah menjalin hubungan selama sembilan tahun. Pasangan ini juga memiliki seorang putra, David Lee.

Seredova adalah seorang model dan aktris yang berasal dari Republik Ceko. Oleh karena itu, Louis, yang juga memiliki kewarganegaraan dari sang ibu, telah dipanggil ke dalam skuad U-18 Republik Ceko seperti dilansir dari talkSPORT.

Pemain berusia 17 tahun ini dapat melakukan debut internasionalnya dalam pertandingan persahabatan melawan Inggris pada 21 Maret, meskipun tempat pertandingan belum dikonfirmasi.

Louis telah muncul sebagai bintang baru di Italia setelah kepindahannya ke tim Serie B Pisa dari CBS Scuola Calcio pada musim panas 2023.

Setelah tampil impresif di tim U-17 dan U-19, mantan rekan setim Buffon di Timnas Italia sekaligus pelatih tim utama Pisa, Filippo Inzaghi mempromosikan sang pemain muda ke skuad senior.

Louis hanya menjadi duduk manis di bangku cadangan saat Pisa bermain imbang 1-1 melawan Cesena. Sang pelatih memang ingin memperkenalkan atmosfer terlebih dahulu ketimbang terburu-buru memberinya menit bermain.

"Pemanggilan Buffon memang pantas,” kata Inzaghi.

"Dia sering datang untuk membantu kami dalam latihan dan ini juga merupakan penghargaan untuk sektor pemain muda yang bekerja dengan baik. Tidak mudah untuk mengelola ketenaran."

Inzaghi dan Buffon menghabiskan sebagian besar karier mereka di Juventus dan juga pernah bermain bersama di Timnas Italia.

Penjaga gawang ikonik ini merupakan pemain kedua dengan penampilan terbanyak dalam sejarah tim Italia, dengan 685 pertandingan, setelah legenda Turin, Alessandro Del Piero, yang memegang rekor dengan 705 pertandingan.

Buffon bisa saja memuncaki daftar tersebut jika ia tidak menyelesaikan kepindahannya yang mengejutkan ke PSG pada musim panas 2018, di mana ia menghabiskan satu musim sebelum kembali ke Juventus.

Namun, sekembalinya ia ke lapangan, pemain asal Italia ini tidak lagi menjadi starter seperti pada tahun-tahun terbaiknya, sering kali ia dibangkucadangkan dan digantikan oleh kiper Polandia, Wojciech Szczesny.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore