Emil Audero Mulyadi. (Palermo)
JawaPos.com - Palermo membuat gebrakan dengan menyambut Emil Audero Mulyadi sebagai pemain anyar mereka melalui unggahan di Instagram resmi klub pada Selasa (4/2/2025). Dalam pernyataan tersebut, klub Serie B Italia itu menuliskan, "125 tahun sejarah, pejuang Indonesia pertama," seolah menegaskan identitas Audero sebagai pemain keturunan Indonesia.
Saat ini, klub berjuluk Rosanero itu menempati peringkat kedelapan klasemen Serie B. Emil bergabung ke Palermo dengan status pinjaman dari Como 1907 hingga akhir musim ini. Kepindahan sang kiper pun disambut oleh City Football Group, Presiden klub Dario Mirri, serta seluruh elemen tim.
Emil sendiri akan menghabiskan sisa musim bersama klub yang tengah berjuang menembus promosi ke Serie A tersebut.
"Palermo FC dengan bangga mengumumkan kedatangan Emil Audero dari Como. Pemain ini bergabung dengan status pinjaman hingga akhir musim," bunyi pernyataan resmi Palermo di laman klub.
Yang menarik, Palermo juga mengunggah foto Emil dengan nuansa Indonesia yang kental. Emil, yang lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, disebut sebagai pemain pertama asal Indonesia yang pernah membela klub tersebut sepanjang sejarahnya yang telah berlangsung selama 125 tahun.
Sebelumnya, Emil Audero didatangkan Como 1907 pada bursa transfer musim panas lalu dari Sampdoria dengan kontrak berdurasi empat tahun. Sayangnya, ia gagal menjadi pilihan utama pelatih Cesc Fabregas. Musim ini, Emil hanya tampil delapan kali bersama Como, kebobolan 18 gol, dan belum mencatatkan satu pun clean sheet.
Emil menjadi rekrutan kedua Palermo di bursa transfer musim dingin setelah Joel Pohjanpalo yang didatangkan dari Venezia. Klub yang dilatih Alessio Dionisi itu masih berusaha mengamankan tiket promosi ke Serie A musim depan. Saat ini, Palermo mengoleksi 30 poin dan berada di peringkat kedelapan Serie B, terpaut tujuh angka dari empat besar.
Penyematan identitas Indonesia pada Emil Audero oleh Palermo memunculkan spekulasi di kalangan penggemar sepak bola. Apakah ini merupakan sinyal bahwa Emil membuka peluang untuk dinaturalisasi oleh Indonesia, atau sekadar strategi Palermo untuk menarik perhatian publik Tanah Air?
Sebab, sejauh ini belum ada tanda-tanda kemajuan dari naturalisasi mantan pemain Inter Milan tersebut, sehingga membuat netizen Indonesia menganggap Palermo hanya 'cari sensasi'
"tau aja yang bikin konten rame min," ujar salah satu netizen di kolom komentar Palermo.
"Wih ada indonesia cuy," sambung netizen lain.
Terlebih lagi, netizen Indonesia memang dikenal sangat militan dalam mendukung pemain keturunan atau yang memiliki hubungan dengan Indonesia. Banyak klub Eropa seperti Twente, Copenhagen, hingga PEC Zwolle yang telah merasakan langsung dampak dari kehadiran netizen Indonesia, terutama saat pemain asal Indonesia dimainkan.
Engagement serta jumlah followers media sosial klub pun meningkat drastis berkat antusiasme suporter dari Indonesia. Palermo pun berpotensi mengalami fenomena serupa, terutama jika Emil mendapatkan menit bermain reguler di klub ini.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
