Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Januari 2025 | 05.41 WIB

Mengenal Patrick Dorgu: Bek Serba Bisa, Pemecah Rekor, dan Andalan Baru Manchester United

Manchester United resmi datangkan Patrick Dorgu (doc. Fabrizio Romano) - Image

Manchester United resmi datangkan Patrick Dorgu (doc. Fabrizio Romano)

JawaPos.com - Manchester United dan Lecce akhirnya sepakat soal transfer Patrick Dorgu. Dalam beberapa hari ke depan ia akan diresmikan sebagai rekrutan anyar.

Setelah negosiasi yang cukup alot, Manchester United bisa meluluhkan Lecce. Sebelumnya klub Serie A menolak tawaran EUR 30 juta.

Setan Merah kemudian mengubah skema transfer. Angka EUR 30 juta nantinya akan ditambah EUR 5 juta.

Dengan ini wonderkid asal Denmark akan menjadi pembelian pertama Ruben Amorim sebagai pelatih United. Menarik dinantikan apakah ia bisa menjawab kepercayaan sang pelatih atau justru menambah panjang pemain gagal di klub.

Di luar itu, kesepakatan Dorgu menjadi durian runtuh untuk Lecce. Uang EUR 30 juta menjadikannya pemain termahal yang dilepas dalam sejarah klub.

Bek 20 tahun melampaui angka Morten Hjulmand yang hengkang ke Sporting CP musim lalu. Waktu itu sang gelandang pergi dengan biaya EUR19,5 juta.

Adapun ketertarikan Manchester United pada pemain berdarah Nigeria sempat memunculkan pertanyaan. Maklum saja, dia bukan nama tenar, tidak pula dari tim besar, dan baru berumur 20 tahun.

Lagi pula namanya baru terdengar musim ini. Padahal ia sudah bergabung di Lecce sejak 2022 lalu.

Sementara dari sisi permainan, keinginan Setan Merah terhadap Patrick Dorgu cukup beralasan. Posisi aslinya bek kiri dan itu sangat dibutuhkan Amorim.

United tengah krisis bek kiri seiring cedera Luke Shaw dan fisik Tyrell Malacia yang tak memungkinkan. Selama ini Diogo Dalot dan Nouassir Mazraoui bergantian berperan sebagai bek kiri.

Dalam beberapa bulan terakhir, pemuda kelahiran Kopenhagen menjelma jadi pemain serba guna. Terutama sejak Lecce dilatih Marco Giampolo, ia lebih sering main sebagai sayap kanan.

Status serba bisa ini rupanya sudah didapat penggawa timnas Denmark sejak di akademi Nordsjaelland. Ia kerap dicoba di semua posisi belakang.

Karena bermain sama bagusnya, kebiasaan itu berlanjut sampai sekarang. Termasuk kala bermain untuk timnas Denmark.

Patrick Dorgu sama sekali tidak canggung bermain di banyak posisi. Hal serupa diprediksi akan terjadi juga di Manchester United nantinya.

Memang Lecce nya Giampaolo tampil dengan 4-3-3, sementara Setan Merah besutan Ruben Amorim akrab dengan 3-4-2-1. Skema ini justru bisa membuatnya main lebih menyerang.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore