Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 18 Januari 2025 | 02.23 WIB

Neymar Bocorkan Alasan Pindah dari Barcelona dan Ungkap Masalahnya di PSG, Sebut Kylian Mbappe Iri dengan Lionel Messi

Trio Messi-Neymar-Mbappe. (Dok. PSG)

JawaPos.com- Neymar membeberkan permasalahan yang terjadi ketika dirinya masih di PSG. Pemain asal Brasil itu menyebut bahwa masalah terbesar di PSG adalah perang ego antarpemain yang tinggi.

Dalam kanal Youtube Romario TV, Neymar menjelaskan apa yang salah dengan PSG. “Saya pikir itu adalah ego. Tentu saja memiliki ego yang tinggi merupakan hal yang biasa ketika Anda merasa bahwa Anda yang terbaik. Namun, Anda harus menyadari bahwa dalam sepak bola Anda tidak bermain sendirian. Saat ini, jika bukan karena bantuan rekan satu tim, mustahil memenangkan sesuatu,” ucap Neymar.

Paris Saint-Germain sempat diisi oleh beberapa pemain berlabel kelas dunia pada musim 2021 hingga 2023. Lini serang mereka diisi oleh Messi, Mbappe, dan Neymar, trio lini depan yang ditakuti klub manapun.

Walaupun diisi oleh nama-nama besar tersebut, PSG tidak mampu memenangkan trofi Champions League. Dengan adanya tiga pemain superstar di PSG, sempat terjadi pertengkaran kecil di ruang ganti tim.

“Ketika Messi datang, saya rasa Mbappe menjadi sedikit iri. Dia tidak ingin saya memalingkan perhatian darinya. Saya punya masalah kecil dengannya. Dia adalah seseorang yang penting bagi tim, dan saya biasa memanggilnya 'Golden Boy'. Saya selalu berbicara kepadanya bahwa dia adalah salah satu yang terbaik,” beber Neymar.

Hubungan Neymar dengan Mbappe sempat dirumorkan tidak baik-baik saja. Karena itu, Neymar memilih untuk hengkang ke Al-Hilal. Terjadi perubahan perilaku dalam diri Mbappe ketika Messi datang.

Neymar merupakan salah satu talenta sepak bola terbaik di dunia pada generasinya. Ia mampu memecahkan rekor pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Brasil, melewati sosok legendaris Pele.

Ketika berada di Barcelona, Neymar juga termasuk dalam salah satu trio penyerang terbaik sepanjang masa, yaitu MSN atau Messi, Suarez, dan Neymar. Mereka bertiga memenangkan segalanya di klub Catalan tersebut di bawah asuhan Pep Guardiola.

Enam bulan pertamanya di Barcelona, Neymar masih merasa gugup dan tidak bisa mengeluarkan bakatnya. Namun, dengan bantuan dari para pemain di Barcelona, akhirnya ia mampu menunjukkan kemampuan aslinya.

“Saya masih ingat saat pertandingan melawan Athletic Bilbao. Saya menangis dan kesal pada diri saya karena bermain sangat buruk. Kemudian Messi dan Dani Alves menghampiri saya, mencoba menenangkan dan membantu saya,” tambah Neymar.

Pada tahun 2017, pemain asal Brasil itu memilih untuk pergi meninggalkan Barcelona, keluar dari bayang-bayang Messi. Dilansir dari Transfermarkt, kepergiannya ke PSG memecahkan nilai transfer termahal di dunia sebesar EUR 222 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun, nilai yang sungguh fantastis bagi seorang pemain sepak bola.

“Messi bertanya kepada saya mengenai keputusan saya meninggalkan Barcelona. Dia berkata bahwa jika saya tetap di Barcelona, dia bisa menjadikan saya pemain terbaik di dunia. Saya pergi bukan karena masalah seperti itu. Tentu saja masalah finansial yang ditawarkan PSG lebih baik. Namun, saya ingin bermain dengan pemain Brasil seperti Thiago Silva, Dani Alves, Marquinhos, dan Lucas Moura,” pungkas Neymar.

Pada tahun kepindahan Neymar ke Prancis, PSG diperkuat oleh banyak pemain yang berasal dari Brasil. Hal tersebut membuat Neymar memilih untuk pindah ke Paris sebelum akhirnya memutuskan terbang ke Al-Hilal.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore