
Ilustrasi pertandingan Jordania lawan Korea Selatan.
JawaPos.com–Timnas Jordania menciptakan sejarah melaju ke final Piala Asia. Jordania mengalahkan Korea Selatan 2-0 pada babak semifinal di Stadion Ahmed bin Ali, Ar-Rayyan, Selasa (6/2) malam waktu setempat.
Keberhasilan menembus partai final itu melampaui pencapaian terbaik Jordania sebelumnya pada ajang Piala Asia setelah pada dua kali kesempatan sempat lolos ke babak perempat final, demikian catatan AFC seperti dilansir dari Antara.
Kemenangan Jordania atas Korea Selatan pada pertandingan oti hadir berkat dua gol yang masing-masing dicetak Yazan Al-Naimat dan Mousa Altamari pada babak kedua. Jordania akan menantang Iran atau Qatar pada partai final Piala Asia 2023 yang rencananya digelar di Stadion Lusail, Lusail, Sabtu (10/2).
Pada babak pertama Jordania memiliki peluang terlebih dahulu melalui tendangan Yazan Al-Naimat yang masih belum menemui sasaran. Korea Selatan berbalik memberikan ancaman.
Son Heung-min sempat membobol gawang Jordania, namun tidak disahkan. Pemain Tottenham Hotspur tersebut lebih dulu berada dalam posisi offside.
The Taeguk Warriors kembali mendapatkan peluang lewat tendangan Lee Kang-in. akan tetapi bola masih belum menemui sasaran.
Yazan kembali menciptakan peluang untuk Jordania. Namun dua peluang yang didapatkan masih belum membuahkan hasil.
Skuad asuhan Jurgen Klinsmann memiliki peluang emas untuk unggul terlebih dahulu lewat sundulan Lee Jae-sung yang masih membentur tiang gawang.
Selanjutnya giliran Jordania yang memiliki peluang emas lewat Yazan yang sempat melewati tiga pemain Korea Selatan. Namun tendangannya masih dapat dihalau kiper Korea Selatan Jo Hyeon-woo.
Pada sisa waktu babak pertama Korea Selatan terus menekan lini pertahanan Jordania. Namun hingga turun minum skor 0-0 tetap bertahan.
Pada babak kedua Jordania mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu. Mereka akhirnya mampu mencetak gol pada menit 53.
Berawal dari umpan yang diberikan Mousa Altamari, Yazan mampu melepaskan tendangan dan tak dapat dijangkau Jo Hyeon-woo. Skor berubah menjadi 1-0.
Tertinggal satu gol, Korea Selatan memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan lewat sundulan Cho Gue-sung. Namun bola masih melambung tipis di atas mistar gawang Jordania.
Jordania sukses mencetak gol kedua pada pertandingan itu lewat gol Mousa Altamari. Melewati tiga pemain Korea Selatan, Mousa Altamari mengubah menjadi 2-0 pada menit 66.
Korea Selatan berupaya mengejar ketertinggalan. Namun rapatnya lini pertahanan Jordania membuat skor 2-0 untuk kemenangan skuad asuhan Houssaine Ammouta tetap bertahan.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
