Gelandang AS Roma Edoardo Bove melakukan selebrasi setelah mencetak gol dalam pertandingan leg pertama semifinal Liga Europa di Olympic Stadium pada Kamis (11/5).
JawaPos.com – Skenario all-Italian final kali pertama di era Liga Europa atau kali pertama sejak Inter Milan versus SS Lazio pada 1998 ketika masih bernama Piala UEFA terancam berantakan.
Itu seiring hasil first leg semifinal yang belum terlalu meyakinkan dari Juventus dan AS Roma kemarin (12/5) dini hari.
Sama-sama bermain kandang, Juve nyaris kalah sebelum akhirnya memaksakan hasil seri 1-1 melawan juara enam kali Sevilla FC di Allianz Stadium, Turin. Sementara AS Roma menang tipis 1-0 atas wakil Bundesliga Bayer Leverkusen di Stadio Olimpico, Roma.
Juve-AS Roma tentu sudah tahu bahwa dalam fase knockout di Liga Europa musim ini, Sevilla dan Leverkusen sama-sama memiliki statistik 100 persen menang dalam second leg. Artinya, upaya untuk lolos ke final di Puskas Arena, Budapest, pada 1 Juni mendatang bakal terjal.
”Jika melihat penampilan Juve malam ini (first leg kemarin, Red), asa untuk lolos ke final lumayan berat,’’ ucap mantan striker Juve Alessandro Matri kepada DAZN.
Sevilla bisa jadi tembok tebal di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, pekan depan (19/5). Manchester United jadi korban terakhir. Tertahan 2-2 di Old Trafford, United takluk 0-3 di Pizjuan. Seperti penilaian pelatih Sevilla Jose Luis Mendilibar.
’’Secara psikologis, main di kandang sendiri sangat membantu kami. Hasil (seri) malam ini (kemarin dini hari, Red) juga tidak seharusnya kami peroleh (Sevilla layak menang, Red),’’ ucap Mendilibar seperti dikutip Mundo Deportivo.
Dari AS Roma, seperti dilansir Forza Roma, allenatore Jose Mourinho menganggap kemenangan 1-0 bukan apa-apa. Dalam pandangan Mourinho, first leg hanya separo awal perjalanan dengan kejutan bisa terjadi dalam separo akhir perjalanan.
”Masih satu laga. Saya tidak pernah merayakan (kemenangan, Red) dalam pertemuan pertama. Saya pun tidak pernah menangisi pertemuan pertama ketika saya kalah,’’ tutur Mourinho.
”Kami akan datang ke sana (Leverkusen, Red) dengan mentalitas sama,” imbuh The Special One –julukan Mourinho.
Menurut pelatih yang musim lalu membawa AS Roma memenangi Liga Konferensi Europa itu, konsentrasi Lorenzo Pellegrini dkk segera beralih ke Serie A usai laga. Sebab, besok (14/5) malam, AS Roma kembali harus memperjuangkan posisi keempat atau zona lolos Liga Champions dengan menghadapi tuan rumah Bologna FC.
Sama seperti Juve yang juga belum aman di zona Liga Champions. Nyonya Tua –julukan Juve– ditantang US Cremonese di Allianz Stadium pada Senin (15/5) dini hari.
”(Melawan Bologna, Red) sama pentingnya dengan semifinal Liga Europa,” kata Pellegrini, kapten sekaligus gelandang AS Roma, di laman resmi klub. (ren/c17/dns)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
