
Timnas Korsel bisa pulang dengan membawa sebuah kebanggaan.
JawaPos.com - Kegembiraan dan tangis haru bersatu di ruang ganti tim Korea Selatan di Stadion Kazan Arena. Rabu (26/6) malam, perjuangan mereka untuk meraih kemenangan di sebuah laga Piala Dunia kembali terwujud.
Tak tanggung-tanggung, tim yang dikalahkan skuad Taeguk Warriors adalah sang juara bertahan Piala Dunia 2014, Jerman. Ditekan selama 90 menit dan kalah dalam penguasaan bola tak membuat Korsel menyerah. Justru mereka mampu menunjukkan mental yang lebih kuat dibanding sang juara bertahan.
Gol Korsel pun tercipta saat laga sudah memasuki masa injury time. Pertahanan Jerman yang lengah memudahkan Kim Younggwon mencetak gol dengan jarak tak lebih dari 1 meter di depan Manuel Neuer.
Aksi kiper Jerman itu usai kebobolan menjadi malapetaka kedua bagi Tim Panser. Neuer yang maju membantu serangan gagal menguasai bola. Sebuah tendangan lambung pun dilakukan pasukan Korsel menuju Son Heungmin yang berlari tak terkawal. Korsel pun meraih kemenangan di laga pamungkas mereka di Piala Dunia 2018.
Kemenangan ini pun rasanya bakal dikenang sepanjang masa oleh publik Korsel. Tak hanya karena mampu membuat tim sebesar Jerman tak berkutik.
Tapi karena skuad Taeguk Warriors telah mencatatkan torehan emas dalam sejarah Piala Dunia. Korsel menjadi tim Asia pertama yang mampu mengalahkan juara bertahan Piala Dunia di sebuah partai resmi.
Korsel memang sudah pasti tersingkir. Namun, seperti halnya Peru, mereka bisa pulang dengan membawa kenangan indah. Sebuah catatan emas ditorehkan Korsel dalam sejarah Piala Dunia.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
