
Essam El-Hadary menantikan namanya masuk dalam buku rekor Piala Dunia
JawaPos.com - Kiper Timnas Mesir, Essam El-Hadary, tercatat sebagai pemain paling tua di Piala Dunia 2018. Kiper klub Arab Saudi, Al-Taawoun itu lahir pada 15 Januari 1973 atau saat ini berusia 45 tahun 6 bulan. El-Hadary tetap dibawa pelatih Hector Cuper karena pengalamannya.
Andai dimainkan, dia akan mencatat rekor sebagai pemain tertua yang tampil di Piala Dunia. Namun, pada laga pertama Mesir melawan Uruguay, El-Hadary tak diturunkan. Cuper lebih memilih memainkan kiper Mohamed El-Shenawy yang mampu tampil gemilang meski pada akhirnya kebobolan satu gol.
Saat ini pemain tertua yang tampil di Piala Dunia masih dipegang oleh penjaga gawang Kolombia, Faryd Mondragon. Di Piala Dunia 2014, dia tampil saat Kolombia mengalahkan Jepang dengan skor 4-1, 24 Juni 2014. Kala itu, umurnya 43 tahun 3 hari.
Seandainya saat Mesir menghadapi Rusia El-Hadary dimainkan, rekor tersebut akan ditorehkan. Namun, melihat penampilan apik El-Shenawy, kan tersebut sepertinya tipis. Tapi, apapun bisa terjadi di sepak bola.
Terlepas dari itu, fenomena El-Hadary cukup menarik. Dia bahkan lebih tua dari tiga pelatih kontestan Piala Dunia 2018 yakni Aliou Cisse (Senegal - 42 tahun), kemudian Mladen Krstajic (Serbia - 44 tahun), dan Roberto Martinez (Belgia - 44 tahun).
El-Hadary sudah melakoni debut bersama The Pharaohs - julukan Timnas Mesir, pada 22 tahun yang lalu atau sejak 1996. Hingga saat ini dia sudah meraih 152 caps. Namun, baru kali ini dia masuk ke skuad di Piala Dunia. Maklum saja, sebelum lolos ke Piala Dunia 2018, terakhir kali Mesir tampil di ajang tersebut pada 1990.
"Umur saya memang telah 45 tahun. Tapi, umur hanyalah angka. Mendiang ayah saya pernah berkata bahwa mimpinya adalah melihat saya tampil di Piala Dunia. Kini, saya berharap bisa tampil karena saya ingin membuat mendiang ayah saya bangga. Beliau pasti akan melihat saya dari surga," sebut El-Hadary seperti dilansir BBC.
El-Hadary sendiri masih belum ingin pensiun. Dia pun menanti untuk menorehkan rekor tersebut. "Saya menanti menorehkan nama saya di buku rekor Piala Dunia. Saya selalu berlatih dan saya merasa seperti masih muda. Saya selalu bekerja keras dalam latihan," sebut El-Hadary.
"Ambisi saya adalah Mesir bermain apik di setiap laga Piala Dunia dan tentunya lolos dari fase grup. Dengan itu, kans saya bermain masih terbuka. Setelah Piala Dunia 2018 berakhir, saya akan mengumumkan masa depan saya," imbuh El-Hadary.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
