
Andrzej Bobowski dengan pakaian kebesarannya yang dikenakan saat menonton pertandingan Piala Dunia 2018.
JawaPos.com - Nama Andrzej Bobowski memang kalah tenar dibanding Robert Lewandowksi, striker utama Timnas Polandia. Tapi, urusan kehadiran di Piala Dunia, Lewandowski harus sungkem kepada pria 78 tahun ini. Saat striker Bayern Munchen itu baru akan menjalani debut di Piala Dunia tahun ini, Bobowski justru siap melakoni Piala Dunia yang ke-11 secara beruntun.
Bobo, panggilan akrabnya, pertama kali hadir langsung pada Piala Dunia 1978. Kala itu, dia terbang ke Argentina dengan tiket yang dibelikan istrinya. Hingga Piala Dunia 2014 di Brasil, tak kurang dari 135 pertandingan Piala Dunia yang disaksikannya secara langsung di stadion.
Sebagai fans sejati, Bobo punya pakaian kebesaran yang menjadi ciri khasnya ketika berada di dalam stadion. Menurut lansiran punchng.com, Bobo sudah menyiapkan satu buah jas dengan warna kebesaran Polandia, putih-merah. Lengkap dengan lambang elang putih di bagian belakang.
Di bagian dalam, Bobo mengenakan kemeja merah lengkap dengan dasi kupu-kupu dengan warna senada. Dilengkapi dengan rompi merah dengan nuansa putih. Plus celana panjang yang juga berwarna merah.
Untuk harian, Bobo mengenakan t-shirt dengan logo Piala Dunia di bagian depan. Di bagian belakang, tercetak ajang Piala Dunia yang sudah dan akan dihadirinya. Termasuk Piala Dunia 2022 yang dihiasi sebuah tanda tanya di ujungnya.
Semua outfit tersebut telah disiapkannya sejak jauh hari. Termasuk menyusun jadwal perjalanan, tempat menginap, hingga transportasi ke stadion.
"Saya sudah menyusun rute perjalanan dengan bantuan internet. Pertama, mencari tahu saya akan tiba di kota apa, lalu hotel, dan ketiga mencari tahu cara ke stadion dari hotel," jelas Bobo di punchng.
Meski sudah menghadiri banyak Piala Dunia, Bobo punya satu impian yang berharap terwujud tahun ini. Yaitu melihat Polandia berada di final dan menjadi juara.
"Saya punya mimpi bahwa kami (Polandia) tampil di final melawan Rusia (tahun ini). Saya akan menyaksikan alga pertama melawan Senegal di Stadion Spartak. Kemudian saya terbang ke Kazan...dan selanjutnya ke Volgograd," pungkas Bobo.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
