
Mouez Hassen sudah dua kali berpura-pura cedera agar rekan-rekannya bisa berbuka puasa.
JawaPos.com - Bermain bola saat menjalankan puasa Ramadan memang tidak mudah. Salut bagi pasukan Timnas Tunisia yang tetap menjalankan pertandingan persahabatan dalam satu pekan terakhir walau di tengah puasa Ramadan.
Dua laga uji coba terakhir yang dilakoni tim asa Afrika utara ini memang berlangsung di tengah bulan Ramadan. Tunisia menghadapi Portugal Selasa (29/5) lalu bertemu Turki pada Sabtu (2/6) lalu. Dua laga tersebut pun berakhir imbang 2-2.
Namun, bukan hasil akhir yang menarik dalam dua laga yang dilakoni Tunisia tersebut. Melainkan aksi unik kiper Mouez Hassen yang 'menghentikan' laga untuk sesaat agar bisa berbuka puasa.
Mouez Hassen melakukan aksi fake injury yang membuat pertandingan harus dihentikan sementara waktu. Seusai berbenturan dengan pemain lawan, Mouez merebahkan diri di lapangan dan mendapat perawatan dari tim medis Tunisia. Insiden ini bersamaan dengan waktu berbuka puasa.
Saat itulah, para pemain Tunisia yang berpuasa segera ke pinggir lapangan untuk makan kurma dan minum air untuk membatalkan puasanya. Mouez sendiri ikut berbuka saat mendapat perawatan.
Menurut BBC, Mouez dan skuad Tunisia sudah sepakat untuk melakukan aksi tersebut saat waktu berbuka puasa sudah tiba. Tercatat, Mouez meminta perawatan pada menit 58 ketika melawan Portugal dan di menit 47 saat bertemu Turki.
Mouez sendiri mengaku benar-benar mengalami sakit saat meminta tim medis datang. Seperti yang diungkapkan di akun Twitter pribadinya, Mouez berkata,"Saya memang merasakan sakit." Namun dengan imbuhan emoticon tertawa.
Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Asosasi Sepak Bola Tunisia soal aksi sang kiper. Namun, Mouez tampaknya bakal menjadi sorotan saat bertemu Spanyol pada Sabtu (9/6) nanti. Pasalnya, laga pada akhir pekan nanti masih tetap berlangsung di bulan Ramadan.
Sementara untuk laga di Piala Dunia nanti, Mouez tidak perlu repot-repot berpura-pura cedera. Karena saat melakoni laga melawan Inggris pada 18 Juni nanti, Ramadan sudah usai.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
