Davide Zappacosta. (Istimewa)
JawaPos.com - Davide Zappacosta layak menyandang predikat Man of the Match dalam duel Atalanta vs Borussia Dortmund pada leg kedua play-off fase gugur Liga Champions 2025/2026. Bermain di New Balance Arena, Kamis (26/2/2026) dini hari WIB, Zappacosta tampil komplet dan menjadi motor kebangkitan La Dea.
Atalanta menang meyakinkan 4-1 dan membalikkan agregat menjadi 4-3 setelah sebelumnya kalah 0-2 di Jerman. Namun di balik skor besar itu, kontribusi Zappacosta terasa paling konsisten sepanjang 90 menit.
Bek sayap kanan tersebut tak hanya rajin naik membantu serangan, tetapi juga disiplin saat bertahan. Gol yang ia cetak pada menit ke-45 menjadi momentum penting.
Tembakan kerasnya dari tepi kotak penalti sempat mengenai pemain lawan sebelum mengecoh kiper Dortmund. Gol itu membuat Atalanta menutup babak pertama dengan kepercayaan diri tinggi.
Secara statistik, performa Zappacosta juga menonjol. Ia mencatat satu tekel bersih, tiga kali merebut bola, serta aktif membuka ruang di sisi kanan. Kecepatan larinya sempat menyentuh 33,4 km/jam, menunjukkan kapasitas fisiknya tetap prima hingga laga berakhir. Dalam total jarak tempuh 11,6 kilometer, ia nyaris tak berhenti bergerak.
Kontribusinya tidak selalu terlihat dalam angka. Beberapa kali ia menjadi opsi umpan progresif yang memecah pressing Dortmund.
Pergerakannya membuat lini belakang tim tamu kesulitan menjaga lebar permainan Atalanta. Dari sisi inilah serangan tuan rumah berkembang lebih variatif.
Kemenangan Atalanta sendiri diawali gol Gianluca Scamacca, lalu disusul gol Zappacosta yang mengubah arah pertandingan.
Mario Pasalic menambah keunggulan sebelum Lazar Samardzic memastikan kemenangan lewat titik putih. Dortmund hanya mampu membalas satu gol melalui Karim Adeyemi.
Meski banyak pemain tampil baik, Zappacosta dinilai paling konsisten menjaga tempo dan intensitas. Ia menjadi jembatan antara lini belakang dan lini serang, peran yang krusial dalam skema permainan Atalanta.
Penghargaan Man of the Match terasa pantas diberikan kepadanya. Di laga sepenting ini, pengalaman dan ketenangan Zappacosta berbicara banyak.
Atalanta pun melangkah ke babak 16 besar dengan rasa percaya diri tinggi, membawa momentum besar dari comeback dramatis yang dipimpin oleh performa impresif sang bek sayap.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
