Skuad tim Arsenal (Instagram @arsenal)
JawaPos.com – Arsenal meraih kemenangan tipis atas Wolverhampton Wanderers dalam laga Liga Premier yang jauh dari kata meyakinkan di Stadion Emirates.
Meski berstatus pemuncak klasemen dan menghadapi juru kunci, The Gunners justru mengalami banyak kesulitan sepanjang pertandingan.
Berikut 5 alasan utama yang menggambarkan bagaimana Arsenal dibuat frustrasi oleh Wolves, seperti dilansir dari laman Flashscore pada Rabu (17/12).
Arsenal langsung menguasai jalannya pertandingan dengan dominasi operan di sepertiga akhir lapangan. Namun, penguasaan bola tersebut tidak diiringi dengan ancaman nyata ke gawang lawan. Hingga babak pertama berakhir, Arsenal gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran. Situasi ini menunjukkan masalah efektivitas dalam membongkar pertahanan rapat Wolves.
Wolves menerapkan pendekatan bertahan dengan lima gelandang yang disiplin dan rapat. Strategi ini berhasil membatasi ruang gerak Bukayo Saka dan Eberechi Eze. Arsenal dipaksa lebih sering mengalirkan bola ke sisi sayap tanpa progres signifikan. Kondisi tersebut membuat serangan The Gunners mudah dipatahkan.
Penyerang Arsenal kembali kesulitan berkontribusi maksimal di lini serang. Minimnya sentuhan di kotak penalti lawan memperlihatkan kurangnya koneksi antarlini. Beberapa pemain depan tampak terisolasi dan jarang menerima umpan berbahaya. Hal ini memperpanjang fase frustrasi Arsenal hingga pertengahan babak kedua.
Mikel Arteta melakukan pergantian pemain sebelum menit ke-60 untuk meningkatkan tempo permainan. Masuknya Martin Odegaard dan Leandro Trossard memang memberi dampak positif dalam penguasaan bola. Arsenal mulai lebih agresif dan intens menekan pertahanan lawan. Namun, peluang bersih tetap sulit tercipta hingga menit-menit akhir.
Gol pembuka Arsenal lahir dari situasi bola mati yang berujung gol bunuh diri. Setelah Wolves sempat menyamakan kedudukan, Arsenal kembali unggul lewat gol bunuh diri kedua di masa tambahan waktu.
Kemenangan ini menegaskan bahwa Arsenal lebih bergantung pada momen keberuntungan daripada dominasi permainan. Tiga poin tetap diraih, tetapi performa mereka jauh dari kata meyakinkan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
