Ruben Amorim jelang laga Manchester United vs Wolves di Liga Inggris. (Instagram/@ManUtd)
JawaPos.com – Sejak menjadi pelatih Manchester United, Ruben Amorim terus mendapatkan sorotan tanpa henti. Tidak hanya dari jurnalis setempat atau penggemar timnya sendiri, tetapi juga legenda tim berjuluk Setan Merah terus mengkritik kinerja pelatih asal Portugal tersebut.
Prestasi Amorim sejak menukangi Manchester United tahun lalu memang jauh dari kata sempurna. Ia hanya bisa membawa Luke Shaw dan kawan-kawan ke peringkat ke-15 pada musim lalu, dan saat ini Manchester United juga hanya menduduki posisi ke-8 di Liga Inggris.
Salah satu legenda Manchester United yang baru-baru ini memberikan kritik tajam kepada Amorim adalah Paul Scholes. Dalam sebuah siniarnya bersama Nicky Butt dan Paddy McGuiness, eks gelandang timnas Inggris ini menyebut Amorim tidak memahami kultur klub dan bukan orang yang tepat untuk menangani Manchester United.
“Saya pikir Amorim tidak mengerti Manchester United, titik. Saya pikir ia bukanlah orang yang tepat. Mereka bukanlah Manchester United. Manchester United tidak pernah bermain pakai formasi tiga bek, sama sekali tidak pernah. Ini sudah terbukti bertahun-tahun kalau tim ini tidak bisa bermain pakai formasi itu. Bahkan, sebelum era Sir Alex Ferguson, tim ini selalu bermain dengan 4-4-1-1 atau 4-4-2, dan itu menghibur banyak orang,” ujar Scholes dalam siniar The Good, The Bad, and The Football.
Menanggapi semprotan yang dilayangkan Paul Scholes, eks pelatih Manchester United ini memilih menanggapinya dengan santai. Melansir situs ESPN, Ia merasa jika apa yang diucapkan oleh Scholes itu normal, dan ia mengakui kalau ia masih tidak berprestasi sebagai pelatih tim.
“Saya pikir itu normal. Faktanya, sebagai manajer Manchester United, saya merasa kami kurang berprestasi. Seharusnya kami bisa meraih poin lebih banyak, apalagi musim ini. Jadi, saya menanggapinya sebagaimana mestinya saja,” ujar Amorim yang dikutip ESPN.
Amorim melanjutkan, masalah yang dimiliki Scholes dan banyak orang yang mengkritiknya hanyalah soal kegagalannya membawa Manchester United meraih kemenangan. Ia bahkan berkelakar kalau ia bisa melakukan berbagai hal konyol seperti datang ke stadion menunggangi kuda atau bermain menggunakan formasi dua bek, dan mereka tidak akan bersuara jika Manchester United bisa menang.
“Saya merasa masalah mereka adalah kami tidak memenangi pertandingan. Tentu saja mereka bisa menyebut hal lain yang bisa kami perbaiki, tetapi masalah utamanya adalah kami tidak menang. Jika saya bisa membawa tim ini, saya bisa datang ke stadion menunggangi kuda, memainkan dua bek saja, dan semua akan baik-baik saja,” kata Amorim.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
