Eric Garcia. (Istimewa)
JawaPos.com - Bek Barcelona, Eric Garcia, melontarkan pujian tinggi kepada rekan setimnya, Pedri, usai kemenangan penting atas Osasuna.
Pemain berusia 24 tahun itu menilai pertandingan tersebut berjalan sulit, dengan karakter lawan yang mengingatkannya pada duel Barcelona kontra Eintracht Frankfurt di Liga Champions.
Melansir Mundo Deportivo, menurut Eric, pendekatan Osasuna sangat mirip dengan tim asal Jerman tersebut. Lawan tampil rapat, disiplin, dan mengandalkan serangan balik cepat.
Ia juga menyinggung bagaimana kedua laga itu sama-sama ditentukan di babak kedua, lewat gol Raphinha (2-0 di laga liga) dan Jules Koundé (2-1 di kompetisi Eropa).
"Osasuna adalah lawan yang mirip dengan Eintracht, sangat kompak, dan mengandalkan serangan balik."
"Mungkin kami sedikit kehilangan ritme dalam umpan di babak pertama, tetapi kami telah menjalani serangkaian pertandingan penting... Ruang gerak kami terbatas, tetapi pada akhirnya kami berhasil mengatasinya," ujar Eric.
Dalam laga tersebut, Eric memulai pertandingan sebagai gelandang dan menutupnya sebagai bek tengah. Performa solidnya mencerminkan fleksibilitas yang kini menjadi salah satu kekuatan Barcelona. Ia pun menegaskan pentingnya hasil tersebut bagi situasi tim di klasemen.
Eric tidak menutupi bahwa kemenangan ini sangat penting karena memberi kita hari Minggu yang tenang, memperbesar jarak dengan para rival, bukan dengan Atlético, yang juga telah menang, tetapi dengan Villarreal dan Madrid, yang bermain pada hari Minggu.
Soal peran pemain di posisi yang berbeda, termasuk dirinya dan Gerard Martín, Eric menilai keserbagunaan skuad memberi dampak positif.
Menurutnya, keserbagunaan beberapa pemain memberikan dorongan bagi tim melalui persaingan, sehingga kami semua terlibat, tidak ada yang bersantai dan itu sangat cocok untuk manajer.
Pujian paling spesial ia arahkan kepada Pedri, yang kembali menunjukkan kualitasnya di lini tengah. Saat ditanya mengenai perannya bermain bersama sang gelandang muda, Eric memberikan jawaban sederhana namun penuh makna soal rekannya tersebut.
"Ketika keadaan menjadi rumit di lini tengah, saya mengoper bola ke Pedri dan dia menyelesaikan semuanya," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
