Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 14 Desember 2025 | 01.20 WIB

Krisis di Real madrid, Xabi Alonso di Ujung Tanduk!

Ketegangan di Real Madrid memuncak setelah hasil buruk. Keraguan terhadap Xabi Alonso muncul sejak kekalahan telak di derby Madrid. (ig @realmadrid) - Image

Ketegangan di Real Madrid memuncak setelah hasil buruk. Keraguan terhadap Xabi Alonso muncul sejak kekalahan telak di derby Madrid. (ig @realmadrid)

JawaPos.com-Xabi Alonso memang masih bertahan di kursi pelatih Real Madrid. Tapi posisinya jauh dari kata aman.

Kekalahan dari Manchester City di Liga Champions sempat diprediksi akan mengakhiri masa jabatannya di Santiago Bernabeu. Namun, keputusan klub justru berbeda, setidaknya untuk sementara waktu.

Para petinggi Real Madrid dikabarkan cukup puas dengan performa tim secara keseluruhan, meskipun hasil akhirnya mengecewakan. Dukungan terbuka dari sejumlah pemain senior kepada Alonso juga menjadi faktor penting yang membuatnya terhindar dari pemecatan instan.

Meski begitu, sinyal peringatan sudah diberikan dengan sangat jelas. Fokus kini tertuju pada laga La Liga melawan Alavés akhir pekan ini. Namun, menurut laporan AS, bahkan hasil positif pun belum tentu menjadi jaminan bagi masa depan sang pelatih.

“Masa depan Xabi bergantung pada pertandingan berikutnya, kemudian pertandingan setelahnya, dan selanjutnya pada pertandingan terakhir tahun ini melawan Sevilla,” tulis laporan tersebut.

Tekanan tetap ada meski menang

Di internal klub, masih ada kekhawatiran besar terkait arah permainan tim dan hubungan dengan para penggemar. Kekalahan dari City diwarnai cemoohan pendukung saat para pemain meninggalkan lapangan, sebuah sinyal yang tidak diabaikan manajemen.

Disebutkan bahwa para pengambil keputusan di Madrid telah sepakat, kemenangan adalah satu-satunya cara Alonso bisa tetap bertahan dalam beberapa pekan ke depan. Artinya, bukan sekadar menang, tetapi menang dengan cara yang meyakinkan.

Secara teori, Real Madrid seharusnya mampu mengatasi Alaves tanpa banyak masalah. Hal serupa juga diharapkan terjadi saat menghadapi CF Talavera dari divisi ketiga di babak 32 besar Copa del Rey.

Setelah itu, ujian yang lebih serius menanti saat melawan Sevilla yang kini berada di papan tengah. Di mata manajemen, hasil di bawah tiga kemenangan impresif dari tiga laga tersebut dianggap tidak dapat diterima. Lebih jauh lagi, penampilan buruk atau kekecewaan lanjutan dari para pendukung bisa menjadi pemicu akhir bagi Alonso.

Calon pengganti mulai dipertimbangkan

Meski demikian, laporan yang beredar menyebutkan bahwa Real Madrid sejatinya ingin mempertahankan Alonso. Ada pemahaman bahwa masalah yang dihadapi tim tidak sepenuhnya berada di pundaknya.

Krisis cedera yang berkepanjangan jelas memperumit situasi, sementara performa inkonsisten pemain-pemain kunci seperti Vinicius Junior dan Rodrygo sudah menjadi sorotan bahkan sebelum Alonso tiba musim panas lalu.

Namun, kehati-hatian tetap diambil. Klub disebut sudah mulai mempertimbangkan alternatif jika situasi tak kunjung membaik. Nama Álvaro Arbeloa, yang kini menangani Castilla, masuk dalam daftar sosok yang sangat dihormati internal klub.

Sementara itu, Zinedine Zidane tetap menjadi figur populer di mata fans dan masih memiliki hubungan dekat dengan Presiden Florentino Pérez. Meski begitu, keyakinan yang berkembang menyebutkan bahwa pelatih asal Prancis tersebut masih menunggu kesempatan untuk menangani tim nasionalnya.

Bagi Xabi Alonso, periode ini jelas menjadi ujian terberat sejak tiba di Bernabéu. Kemenangan mungkin memberi napas tambahan, tetapi bayang-bayang ketidakpastian masih terus mengintai.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore