Massimiliano Allegri meluap di pinggir lapangan hingga diganjar kartu merah. (Dok. football Italia)
JawaPos.com - AC Milan kembali memuncaki klasemen sementara Liga Italia setelah meraih kemenangan dramatis 1-0 atas SS Lazio di Stadion San Siro Milan dinihari tadi (30/11).
Satu-satunya gol yang dicetak Rafael Leao membuat AC Milan mengakhiri laga dengan kemenangan. Namun, ada satu hal yang menjadi kerugian bagi Milan, yaitu kartu merah yang diberikan kepada sang pelatih, Massimiliano Allegri. Ia pun akan absen mendampingi tim pada laga berikutnya.
Ketika Milan sudah unggul 1-0, ada salah satu serangan Lazio yang menyebabkan kemelut di area kotak penalti Il Diavolo Rosso, dan bola sempat mengenai lengan pemain tuan rumah, Pavlovic.
Tinjauan VAR pun kemudian dilakukan untuk memutuskan apakah menyebabkan tendangan penalti bagi Lazio atau tidak. Saat itulah sebuah momen yang melibatkan pelatih Milan, Max Allegri dengan wasit terjadi.
Allegri memprotes keras dan diganjar kartu merah. Dalam kamera siaran pertandingan, terlihat ia mengucapkan sesuatu secara kasar kepada wasit Giuseppe Collu. Pasca laga, mantan pelatih Juventus itu kemudian mengungkap apa isi umpatannya itu.
"Sial! Setiap kali kamu memimpin laga, selalu ada kekacauan," ungkapnya seperti dikutip dari laman Milan News.
Namun, Allegri menegaskan tidak ada maksud sedikitpun buat menyinggung perasaan sang wasit, apalagi pada akhirnya, penalti tetap tidak diberikan kepada Lazio.
"(Kami pernah dirugikan dia) Karena dia juga memimpin saat Milan kalah dari Cremonese, tapi saya sama sekali tidak ingin menyinggung perasaannya," imbuhnya sambil berseloroh.
Pelatih yang juga sempat membawa Milan Scudetto musim 2010/2011 itu tetap memberi respek kepada Collu karena saat laga berlangsung ketat, keputusan yang diambil wasit juga harus cermat.
"Tentu tidak mudah bagi wasit untuk mengambil keputusan setelah ia dipanggil ke VAR," tuturnya.
Allegri juga memberi kredit tersendiri bagi para pemain Milan yang sudah bersusah payah terus menekan hingga lahirlah gol kemenangan meski hanya satu gol.
"Di babak kedua kami meningkatkan tempo dan mereka (Lazio) melambat, sehingga situasi kami lebih menguntungkan meski belum mencetak gol. Ini adalah hasil kerja keras," pungkasnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
