
Suporter Borussia Dortmund bentangkan spanduk protes. (Dok. X/@Offsider_ES)
JawaPos.com - Dalam laga Liga Champions antara Borussia Dortmund melawan Villarreal, para pendukung di tribun ‘tembok kuning’ membentangkan spanduk protes yang menyerang La Liga dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF).
Aksi ini dilakukan sebagai penolakan terhadap rencana penyelenggaraan pertandingan liga di luar negeri.
Para suporter Borussia Dortmund melakukan protes terhadap rencana La Liga menggelar pertandingan di luar negeri saat laga Liga Champions di Westfalenstadion pada Rabu (26/11).
Dilansir dari The Athletic (26/11), para suporter membentangkan tiga spanduk besar sebelum laga dimulai. Dua di antaranya bertuliskan “Rumah adalah di mana hatimu berada” dan “Tolak semua permainan ke luar negeri”, sedangkan satu spanduk lain berbahasa Spanyol memuat kata-kata kasar yang ditujukan kepada La Liga dan RFEF.
Protes ini dipicu oleh rencana pertandingan Villarreal vs Barcelona yang dijadwalkan digelar di Miami pada Desember 2025. Rencana itu sempat menjadi langkah bersejarah karena akan menjadi pertandingan liga top Eropa pertama yang dimainkan di Amerika Serikat.
Namun, ide ini menuai kritik keras sejak awal dan akhirnya dibatalkan pada Oktober. Pembatalan terjadi karena ketidakpastian di internal sepak bola Spanyol dan alasan waktu persiapan yang dianggap tidak mencukupi oleh pihak promotor.
La Liga sebelumnya menilai bahwa menggelar pertandingan di Amerika Serikat memiliki potensi besar dalam aspek finansial dan perluasan pasar internasional.
Namun, rencana itu justru memicu penolakan dari sejumlah pihak, termasuk tim-tim La Liga yang sempat melakukan protes simbolis dengan menunda kick off pertandingan selama 15 detik pada Oktober.
Bahkan, UEFA juga menyatakan ketidakberpihakannya terhadap penyelenggaraan laga liga domestik di luar negeri, meski secara aturan masih memungkinkan.
Di sisi lain, Liga Jerman (DFL) dengan tegas menolak kemungkinan memindahkan pertandingan Bundesliga ke luar negeri. Suporter Dortmund pun memanfaatkan momentum laga Eropa untuk mempertegas sikap itu.
Suporter Dortmund sendiri dikenal kerap melakukan protes melalui spanduk, termasuk aksi penyebaran uang mainan pada 2023 untuk menolak reformasi kompetisi UEFA dan spanduk Boikot Qatar 2022 pada tahun 2022.
Dilansir dari The Athletic (26/11), UEFA saat ini tengah meninjau insiden spanduk ofensif tersebut dan tidak menutup kemungkinan Dortmund akan menghadapi sanksi. Meskipun demikian, Dortmund tetap tampil dominan dan menutup laga dengan kemenangan 4-0 atas Villarreal.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
