Kevin De Bruyne dan Rudi Garcia, duo tulang punggun timnas Belgia. (Dok FotMob)
JawaPos.com - Rudi Garcia menepis reaksi "emosional" Jeremy Doku terhadap hasil imbang Belgia dengan Kazakhstan, dan mengatakan timnya bersatu menjelang pertandingan melawan Liechtenstein pada Rabu (19/11) pukul 02.45 WIB.
Belgia tertinggal lebih dulu saat melawan Kazakhstan, tetapi gol penyeimbang Hans Vanaken di babak kedua sudah cukup untuk menyelamatkan mereka dan menjaga mereka di puncak grup, unggul dua poin atas Makedonia Utara dan Wales.
Akan tetapi, hasil imbang tersebut membuat mereka kehilangan kesempatan untuk memastikan satu tempat otomatis lolos ke Piala Dunia dengan satu pertandingan tersisa.
Liechtenstein berada di dasar grup dengan 0 poin dan belum mencetak gol dalam kualifikasi, dan dengan Belgia diberi peluang menang sebesar 96,8% oleh superkomputer Opta.
Setelah pertandingan melawan Kazakhstan, Doku mengatakan bahwa semua orang harus bermain lebih baik, seraya menyebut pemain dan pelatih, sembari juga mengklaim lawan telah dianalisis secara salah.
Namun, Garcia yang tidak akan berada di pinggir lapangan pada Selasa (17/11) karena menjalani hukuman larangan bertanding, tidak khawatir dengan komentar yang dilontarkan pemain sayap itu tepat setelah hasil yang mengecewakan.
"Oh, Anda tahu Anda harus berhati-hati dengan reaksi emosional dalam kekecewaan karena kami tidak menang," katanya tentang komentar Doku.
"Jadi, yang penting adalah kita semua tampil di lapangan. Kita akan melakukannya. Lihat, kita semua fokus, kita semua tahu apa yang akan kita cari."
"Para pemimpin federasi, para pemain, dan staf semuanya sangat termotivasi dan cukup tenang untuk menutupnya (kualifikasi).
"(Doku benar) tidak terlalu penting. Yang penting adalah persatuan. Saya ulangi, tidak selalu mudah untuk menjawab setelah pertandingan ketika ada rasa frustrasi."
"Terkadang kita kehilangan sedikit kejelasan dalam analisis. Tapi ayolah, itu tidak penting, semuanya sudah berakhir. Yang dibutuhkan adalah setelah pertandingan, terlepas dari kelelahan yang akan dirasakan setelah pertandingan, kita sudah mengantongi tiket ke AS."
"Sekalipun kita mengatakan hal-hal yang tidak terlalu akurat, itu tidak akan terlalu penting. Kita sudah mencapai tujuan kita."
Garcia juga menghadapi pertanyaan tentang bagaimana Belgia dapat meningkat menjelang Piala Dunia, tetapi ia ingin mengabaikan segala hal negatif seputar skuadnya.
"Yah, semua orang melakukan tugasnya masing-masing. Saya punya pengalaman, jadi saya tahu kritik itu bagian dari pekerjaan," kata Garcia dengan nada frustrasi."

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
